Berita Kendal
Pemkab Kendal Betonisasi Jalan 25 Km, Hubungkan Desa Sojomerto dan Kalices
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal berupaya penuh membuka akses jalan penghubung Kendal bawah dan atas.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal berupaya penuh membuka akses jalan penghubung Kendal bawah dan atas melalui Desa Sojomerto, Kecamatan Gemuh, menuju Desa Kalices, Kecamatan Patean.
Betonisasi sepanjang 25 kilometer terus dikebut dan ditargetkan selesai pada 2022.
Kepala Dinas PUPR Kendal, Sugiono mengatakan, hingga September 2021 ini progres pekerjaan masih menyisakan 1,4 kilometer yang belum bisa dibetonisasi.
Sepanjang 300 meter di antaranya menjadi titik terparah di puncak perbukitan yang memerlukan penanganan khusus.
Pihaknya masih membutuhkan anggaran senilai Rp 6 miliar untuk membenahi senderan badan jalan, jembatan, gorong-gorong, hingga betonisasi, agar akses jalan penghubung dua kecamatan tersebut bisa dilalui mobil.
"Di sisa 2021 ini, kami hanya mendapatkan anggaran perubahan dari APBD sebesar Rp 200 juta. Untuk memperbaiki senderan saja enggak cukup. Kami berharap ada anggaran dari Banprov agar sisa jalan yang belum tersentuh bisa selesai tahun depan," katanya, saat mininjau lokasi, Jumat (3/9).
Sugiono menuturkan, pembukaan jalan melalui perbukitan itu sudah dimulai sejak 2017 lalu.
Proyek pekerjaan diperkirakan sudah menelan anggaran Rp 50 miliar dari DAK, Banprov, dan APBD untuk melakukan betonisasi 25 kilometer jalan selebar 4 meter.
Dia menambahkan, sepanjang jalan itu juga dilakukan perbaikan belasan gorong-gorong dan jembatan agar bisa dilalui mobil dari Kendal wilayah atas menuju Kota Kendal dan sebaliknya.
"Di sisa 2021 ini kami harapkan bisa membenahi senderan, perbaikan badan jalan di titik 300 meter, agar jalan bisa terhubung. Kemudian di 2022 kami usahakan betonisasi jalan 1,4 kilometer," paparnya.
Selain membuka akses jalan di Desa Sojomerto-Kalices, Sugiono menyatakan, Pemkab Kendal juga membuka beberapa jalan penghubung Kendal bawah dan atas dari beberapa jalur.
Seperti contoh jalan penghubung Kecamatan Gemuh-Kecamatan Pageruyung di Desa Sojomerto dan Desa Kalibareng, Kecamatan Patean.
Ia menyebut, akses jalan di atas perbukitan itu masih menyisakan 700 meter yang belum tergarap dengan maksimal.
Pihaknya baru mendapatkan alokasi anggaran Rp 473 juta yang diperkirakan cukup membenahi jalan sepanjang 292 meter.
"Untuk akses ini, target 2021 semua jembatan dan gorong-gorong selesai. Sehingga tahun depan bisa fokus pada betonisasi," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/meninjau-jalan-penghubung-kecamatan-gemuh-dengan-kecamatan-patean.jpg)