Berita Kecelakaan
Slamet Kudus Kecelakaan Ditabrak Mobil Sedan Merah, Sopir Kabur Tak Bertanggungjawab
Keluarga korban tabrak lari, mengharapkan pelaku bertanggungjawab atas kecelakaan yang terjadi di Jalan Tanjung, Sabtu (4/8/2021) lalu.
Penulis: raka f pujangga | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Keluarga korban tabrak lari, mengharapkan pelaku bertanggungjawab atas kecelakaan yang terjadi di Jalan Tanjung, Sabtu (4/8/2021) lalu.
Pasalnya kejadian itu membuat korban, Slamet Rohani (29), warga Desa Mlatinorowito RT 4 RW 7, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, mengalami amnesia.
Paman korban, Nur Yusuf (43), warga Wergu Wetan mengatakan, kondisi korban saat ini sudah membaik meskipun belum pulih seluruhnya sehingga masih dirawat di RS Mardi Rahayu Kudus.
"Sekarang kondisinya kadang ingat, kadang nggak.
Kayak amnesia begitu.
Giginya hilang semua dan patah kakinya," ujar dia, saat ditemui di Unit Laka Satlantas Polres Kudus, Rabu (8/9/2021).
Dia tidak menuntut pelaku ke ranah hukum, hanya meminta pertanggungjawaban atas kejadian tersebut.
"Harapannya diselesaikan secara kekeluargaan dan bertanggungjawab," ucapnya.
Apalagi, saat ini, korban tersebut merupakan tulang punggung keluarga yang memiliki empat anak.
Istrinya, juga menggantungkan hidupnya dari mencari rongsokan dari jalanan. Sehingga kejadian itu tentu dinilai menyulitkan keluarga.
"Anaknya masih kecil, paling besar itu mungkin kelas 1 SD," ujarnya.
Sementara itu, Kanit Laka Satlantas Polres Kudus, Ipda Firman Abit menyampaikan, masih melakukan pencarian terhadap mobil yang tidak dikenali tersebut.
Ciri-cirinya, mobil sedan berwarna merah itu memiliki sunroof pada bagian atapnya.
"Korban pemulung sedang mengambil sampah di pinggir jalan, lalu kendaraan tersebut oleng ke kiri hingga menabrak," ujarnya.
Pihaknya juga belum bisa memastikan dugaan pengendara mobil itu dalam kondisi mabuk saat berkendara.