Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Batang

Serunya Balap Motor di Tengah Sawah, Perayaan Panen Raya di Desa Tegalsari Batang 

Di tengah lahan bekas panen disulap menjadi arena balap lengkap dengan garis kuning menunjukkan rute yang akan dilalui.

Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Di tengah lahan bekas panen disulap menjadi arena balap lengkap dengan garis kuning menunjukkan rute yang akan dilalui.

Race sepanjang kurang lebih 150 meter itu berliku-liku siap menguji rider.

Terdengar riuh suara puluhan motor tanda para rider siap beradu kecepatan.

Begitulah suasana lomba motor yang digelar di tengah sawah dukuh Pungangan, desa Tegalsari, kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.

Baca juga: Manfaat Program Pertukaran Mahasiswa Permai Aperti BUMN 2021, Tambah Wawasan hingga Networking

Baca juga: Pemkab Kendal Lengkapi Sarpras Pasar Darurat Weleri, Pedagang: Akhir September Bisa Buat Jualan

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kendal Hari Ini Minggu 12 September 2021, Waspadai Hujan Turun Malam Hari

Lomba unik ini diikuti para ojek motor gabah dalam rangka memperingati panen raya di Desa Tegalsari.

"Jadi ini sebagai rasa syukur dan wujud kegembiraan kami dalam rangka panen raya pada tahun ini, pesertanya semua tukang ojek gabah yang mana mereka menjual jasa pengangkut gabah setiap panen," terang Ketua Panitia Ahmad Rochim, Minggu (12/9/2021).

Pada perlombaan ini lanjut dia diikuti sekitar 30 orang yang tergabung dalam  Serikat Pekerja Pemuat Padi (SP3).

Dikatakannya lomba ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun 2016, namun baru terlaksana saat ini.

Suasana keseruan balam motor gabah di tengah sawah di tengah sawah dukuh Pungangan, desa Tegalsari, kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Minggu (12/9/2021).
Suasana keseruan balam motor gabah di tengah sawah di tengah sawah dukuh Pungangan, desa Tegalsari, kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Minggu (12/9/2021). (TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI)

"Ini pertama kali diadakan, Alhamdulillah antusiasnya luar biasa, saling bergembira, dan Insya Allah ke depan akan dijadikan lomba tahunan usai panen raya," ujarnya.

Dalam perlombaan peserta harus menyelesaikan tiga putaran dan pemenangnya yang paling cepat.

Adapun hadiah lomba yaitu juara I mendapat ban trail belakang ukuran 300 ring 17, juara II mendapat ban trail depan ukuran 275 dan juara III sepatu boat.

Salah satu peserta Fatahun Risqon mengatakan perlombaan ini telah dinantikan lama dan ide awalnya muncul saat para tukang ojek gabah bermain usai panen raya.

"Ya ide awalnya iseng-iseng main saat kumpul seterlah angkut seperti motorcross, kemudian seru juga jika dibuat lomba balap ojek gabah di tengah sawah akhirnya hari ini bisa terlaksana," ujarnya.

Dalam perlombaan ini, lanjut dia menggunakan sepeda motor yang biasa dipakai untuk mengangkut gabah dan telah dimodifikasi seperti motor trail.

"Jadi motornya memang khusus untuk angkut gabah, motor bebek biasa yang dimodifikasi ban trail, shockbreaker dan mesinnya diperkuat juga diberikan ruang depan belakang untuk angkut gabah," ujarnya.

Baca juga: Disebut Tukang Ngontrak, Medina Zein Upload Foto 4 Rumahnya

Baca juga: Sinopsis Drakor Weightlifting Fairy Kim Bok Joo Episode 10, Bok Joo Murka Joon Hyung Bongkar Rahasia

Baca juga: Prediksi Arema FC Vs Bhayangkara FC BRI Liga 1 2021, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

Menurutnya, dalam melintasi jalur perlombaan yang cukup sulit yaitu saat akan ke finish peserta harus melewati lumpur.

"Jalur yang paling seru itu saat akan ke finish harus melintasi lumpur itu yang sulit bahkan banak yang kesusahan dan motornya keselip tapi senang dan cukup untuk hiburan di saat pandemi seperti ini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved