Berita Banyumas
Workshop Pembuatan Komik Diminati Anak Muda Banyumas, Bupati Sebut Akan Buat Comic House
Workshop Membuat Komik yang diinisiasi Bupati Banyumas, Achmad Husein mendapat tanggapan positif dari anak muda di Banyumas.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Workshop Membuat Komik yang diinisiasi Bupati Banyumas, Achmad Husein mendapat tanggapan positif dari anak muda di Banyumas.
Kuota yang disediakan sebanyak 20 orang langsung terpenuhi dalam waktu singkat, bahkan pendaftar mencapai 85 orang.
Ajudan Milenial Bupati Banyumas, Muhammad Meizar Brahmantyo selaku panitia mengatakan pelatihan diikuti sebanyak 20 orang yang berusia antara 14-30 tahun.
Kecuali Aila Nayandini, yang baru berusia 12 tahun.
"Adik Aila ini sering memenangi lomba dan pernah beraudiensi dengan Bapak Bupati sehingga beliau mengapresiasi dengan mengikutsertakan dalam pelatihan ini," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (12/9/2021) di komplek Pendopo Si Panji, Purwokerto.
Baca juga: Geger Geden Lur! Korban Dugaan Arisan Bodong Geruduk Pernikahan Pelaku di Mojosongo Solo
Baca juga: Bengawan Solo Tercemar Pabrik Ciu Sukoharjo, Polda Jateng Imbau Limbah Tak Dibuang Sembarangan
Baca juga: Duel PSIS Semarang VS Persija Jakarta Malam Ini, Tim Mahesa Jenar Turunkan Pemain Muda
Baca juga: Tegaskan Kredibilitas Panitia Seleksi Sekda Pati, Bupati Haryanto: Jangan Pikiran Negatif
Pelatihan akan dilaksanakan setiap Sabtu dan Minggu selama 9 kali pertemuan dengan instruktur Komikus Muda Banyumas, Maria Rengganis.
Bupati, sengaja membuka pelatihan dan memberi ruang bagi anak-anak muda di Banyumas yang punya minat dan bakat menggambar.
Karena hobi mereka terasah dengan benar akan menjadikan profesi dan karir yang menjanjikan.
"Ini perdana. Goal-nya saya akan bikin comic house, untuk membuat cerita dan komik yang bersumber dari budaya Banyumas," ungkap bupati.
Budaya Banyumas akan mudah dipahami, kalau dikemas melalui karya-karya komik atau animasi.
"Dituangkan dalam bentuk komik agar gampang dicerna. Nanti masuknya ke animasi juga, awalnya lewat komik dulu," terangnya.
Pemateri Workshop Membuat Komik, Maria Rengganis untuk materi perdana workshop menjelaskan soal pengenalan dunia perkomikan di Indonesia.
Ia sampaikan, ada beberapa jenis aliran dalam komik.
Ada manga, manhua, manhwa.
"Manga itu berasal dari Jepang. Manhwa berasal dari Korea, sedangkan Manhua asalnya dari China," katanya.
Ia juga menyebutkan, pangsa pasar komik di Indonesia masih terbuka lebar.
Itu, bukan tanpa alasan.
"Minat pembaca komik di Indonesia. Masih sangat tinggi, pada 2013 Indonesia menduduki peringkat pembaca komik kedua setelah Finlandia," jelasnya.
Soal kelangsungan karir bagi seseorang yang punya kemampuan menggambar, mumpuni ia sebut ada beberapa pilihan karir.
"Jenjang karir ada full time comic artist memiliki cerita sendiri dan menerbitkan karyanya di platform tertentu.
Lalu ada Illustrator, cerita bukan milik sendiri, di sini perannya hanya sebagai orang yang menggambar komik.
Kemudian Background Artist, mereka yang berperan sebagai pendukung dengan membuat background untuk komik," tuturnya.
Nur Latifah, ibu dari Aila Nayandini, saat menunggui workshop mengatakan bahwa dirinya mengantarkan anaknya yang masih duduk di kelas VI SD UMP.
Putrinya menjadi peserta workshop termuda karena undangan langsung dari Bupati Banyumas.
"Kebetulan Senin kemarin anak saya diundang oleh Bupati Banyumas Bapak Achmad Husein untuk penyerahan lukisan, yang bergambar Beliau Bapak Bupati dan ditawarkan ikut pelatihan ini," ucapnya.
Menggambar memang sudah jadi hobi sang anak.
Sebagai orang tua, ia mendukung sepenuhnya.
"Suka gambar dari usia tiga tahun," ujarnya.
Ia katakan, hampir setiap harinya putrinya menggambar.
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Persija Jakarta Vs PSIS Semarang, Mahesa Djenar Tanpa Rio dan Wallace Costa
Baca juga: Bikin Kerumunan, Turnamen Bola Voli dan Balap Merpati di Kutasari Purbalingga Akhirnya Dibubarkan
Baca juga: Akses Menuju TPI Mangkang Kulon Semarang Akhirnya Dibeton, Target Rampung November 2021
Gambarnya macam-macam.
Kadang pemandangan, tokoh kartun, atau animasi lainnya.
"Dari hobinya sudah banyak memenangkan lomba. Ada 150 piala yang sudah didapat," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/workshop-membuat-komik-12.jpg)