Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Benarkah Fenomena Badai Matahari Akibatkan Kiamat Interner? Ini Jawaban Ahli

Badai matahari yang ekstrem akan mempengaruhi jaringan internet di bumi. Badai matahari tersebut menyebabkan kiamat internet.

Editor: galih permadi

Menjelaskan dampak badai matahari yang ekstrem bagi Bumi dan pengaruhnya terhadap internet, astronom amatir Indonesia, Marufin Sudibyo menjelaskan, badai matahari selalu berhubungan dengan gangguan magnetik, yang secara kasat mata tampak sebagai pembentukan bintik-bintik Matahari.

Semakin besar ukuran bintiknya, semakin tinggi peluangnya membentuk badai kelas X atau badai ekstrem.

Berdasarkan puncak fluks sinar X yang dihasilkan, maka terdapat 5 kelas dalam kilatan Matahari, yakni A, B, C, M dan X. Kilatan Matahari A adalah yang terlemah dan X yang terkuat.

"Badai Matahari ekstrim adalah kilatan kelas X yang sangat besar, misalnya X30 atau X100 atau bahkan lebih," jelasnya.

Sehingga, jelas jika badai Matahari ekstrem ini terjadi, maka akan ada sejumlah dampak yang dirasakan oleh penduduk bumi, salah satunya gangguan sistem internet.

"Akibat dalam badai Matahari ekstrem yang mengarah ke Bumi, maka jaringan listrik dan jaringan telekomunikasi kabel akan terganggu dan butuh berminggu-minggu untuk pulih," ujarnya.

Lebih lanjut, Marufin menjelaskan, sistem internet pada dasarnya ditulangpunggungi oleh dua faktor, yakni jaringan satelit telekomunikasi dan jaringan kabel laut.

Nah, jika badai Matahari ekstrem terjadi, maka hal ini akan mempengaruhi kedua faktor sistem internet tersebut.

"Hantaman badai Matahari ekstrem akan merusak keduanya akibat arus llistrik induksi yang terjadi didalamnya," kata Marufin kepada Kompas.com, Senin (13/9/2021).

Sehingga, lanjut dia, jika arus listrik rusak, maka kekuatan utama internet akan menghilang begitu saja manakala badai ekstrem terjadi.

Tidak hanya itu, seperti diketahui bahwa sistem internet juga sangat bergantung kepada sistem kelistrikan.

Lantas, arus listrik induksi yang sama berpotensi merusak jaringan kelistrikan tersebut.

"Sehingga sistem pendukungnya juga akan terganggu berat. Kombinasi hal-hal tersebut yang menjadi kiamat internet," jelasnya. Kejadian ini sebenarnya juga sempat terjadi pada Maret 1989.

Di mana, badai Matahari kuat yang terjadi nyaris seperempat fotosfera yang menghadap ke Bumi ditutupi oleh bintik Matahari raksasa.

Dampak badai Matahari yang dilepaskannya menyebabkan gangguan listrik massif di Amerika Serikat bagian utara dan Canada.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved