Breaking News:

Berita Regional

Sopir yang Diperas Petugas Dishub DKI Mengaku Diteror agar Cabut Laporan Setelah Uang Dikembalikan

Seorang sopir bus diperas dua petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta. Sopir bernama Eko Saputro akhirnya buka suara.

Kompas.com/Istimewa
Petugas Dishub menghentikan bus yang mengangkut warga ke lokasi vaksinasi Covid-19, Selasa (7/9/2021). Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan menyebut, dua petugas itu memeras supir bus dengan meminta uang Rp 500.000.(Dok Forum Warga Kota Jakarta (Fakta)) 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Seorang sopir bus diperas dua petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.

Sopir bernama Eko Saputro akhirnya buka suara.

Kasus pemerasan tersebut pertama kali dibongkar oleh Ketua Forum Warga Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan.

Baca juga: Hacker China Diduga Bobol Data 10 Kementerian & Lembaga Termasuk BIN, Ini Respons Polri

Dia melaporkan kasus itu kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

Dishub DKI kemudian memeriksa kedua petugasnya.

Hasilnya, kedua orang itu dinyatakan terbukti memeras sopir.

Mereka dikenai sanksi pemotongan tunjangan dan penundaan kenaikan pangkat, tetapi Tigor menilai sanksi yang dijatuhkan Dishub DKI sangat ringan.

Dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Senin (13/9/2021), Eko menceritakan pengalamannya saat diperas oleh oknum petugas tersebut.

Kala itu, Eko hendak mengantar warga yang hendak mengikuti vaksinasi Covid-19.

Dikutip dari Kompas.com, berikut rangkuman pengakuan Eko:

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved