Berita Semarang
Alasan Faizal Semarang Berusaha Kabur dari Polisi, Didorong Lalu Terjatuh Hingga Videonya Viral
Pengendara yang didorong anggota polisi lalu lintas di persimpangan Jalan Tanjung berikan klarifikasi kejadian yang terekam video
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengendara yang didorong anggota polisi lalu lintas di persimpangan Jalan Tanjung berikan klarifikasi kejadian yang terekam video dan tersebar di instagram @alvinlie21.
Pengendara itu bernama Faizal Nugroho memberikan keterangan melalui video di rumahnya berada di Kelurahan Sekayu RT 02 RW 1 Kecamatan Semarang Tengah, Rabu (15/9/2021).
Faizal memberikan klarifikasi dihadapan Kapolsek Semarang Tengah, AKP Indra Romantika dan anggota polisi lalu lintas yang terekam pada video viral tersebut yakni Bripka Amir.
Pada video tersebut, Faizal mengaku melakukan pelanggaran aturan lalu lintas saat berada di persimpangan Jalan Tanjung Semarang.
Dirinya menegaskan bahwa video viral tersebut tidak sepenuhnya benar.
"Saat mengetahui petugas mendekati, saya merasa takut sehingga ada niatan melarikan diri.
Setelah itu saya terjatuh dan petugas menolong saya langsung menepikan kendaraan," jelasnya.
Terhadap insiden tersebut, Faizal menyatakan sepakat menyelesaikan permasalahan itu dan tidak berniat memperpanjang lagi.
"Permasalahan berakhir dengan kesepakatan damai dan tidak diperpanjang kemudian hari," ujarnya.
Sementara Kapolsek Semarang Tengah, AKP Indra Romantika Hamdiyanto menambahkan pihaknya hadir untuk bersilaturahmi dan mendiskusikan permasalahan yang dihadapi Faizal secara kekeluargaan.
Permasalahan tersebut diselesaikan di rumah pengendara.
"Intinya kami bersepakat damai dengan pihak keluarga. Permasalahan itu diselesaikan di rumah pengendara," tutur dia.
Di sisi lain Kabid Humas Polda Jaten,g Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan kejadian telah dimonitornya secara cermat.
Hal tersebut juga telah dijelaskan juga kepada masyarakat melalui media bahwa kejadian itu murni di luar kesengajaan petugas.
"Sudah kami jelaskan juga kepada masyarakat melalui media bahwa kejadian tersebut murni diluar kesengajaan petugas dan pihak-pihak yang terlibat sudah saling memaafkan," jelasnya Kamis (16/9/2021).