PSG
Kehadiran Messi Bikin PSG Dianggap Lemah
Kedatangan megabintang Argentina, Lionel Messi, dianggap sia-sia dan justru diklaim membuat Paris Saint-Germain jadi jauh lebih lemah.
TRIBUNJATENG.COM - Kedatangan megabintang Argentina, Lionel Messi, dianggap sia-sia dan justru diklaim membuat Paris Saint-Germain jadi jauh lebih lemah.
Paris Saint-Germain mengawali perjalanan mereka di Liga Champions 2021-2022 dengan hasil cukup mengecewakan.
PSG tergabung dalam Grup A bersama dengan Manchester City, Club Brugge, dan RB Leipzig.
Pada matchday pertama, PSG harus bertandang ke kandang Club Brugge, Stadion Jan Breydel, Rabu (15/9/2021) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.
Dalam laga tersebut, PSG jelas diunggulkan mengingat materi pemain bintang yang mereka miliki.
Sejak awal laga, PSG sudah menurunkan trisula maut mereka, yakni Lionel Messi, Neymar Junior, dan Kylian Mbappe.
Laga tersebut menjadi debut tiga penyerang yang dijuluki trio MNM itu.
Akan tetapi, kehadiran tiga penyerang elite tidak mampu membuat PSG unggul atas lawannya.
PSG memang berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-15 lewat gelandang mereka, Ander Herrera.
Akan tetapi, Club Brugge mampu menyamakan kedudukan dua belas menit kemudian.
Hans Vanaken sukses mencetak gol ke gawang Keylor Navas pada menit ke-27 di babak pertama.
Skor imbang 1-1 pun menyudahi laga antara PSG dan Club Brugge pada malam itu.
Melempemnya lini serang PSG rupanya mengundang reaksi keras dari eks penyerang Liverpool, Michael Owen.
Dilansir BolaSport.com dari BT Sport, Owen menyebut dirinya berekspektasi sangat tinggi terhadap lini serang yang dimiliki oleh PSG.
"Bisa dibilang, kami sangat 'ngiler' melihat skuad PSG, tim ini dengan para penyerangnya, mereka semua adalah pemain fenomenal dengan kemampuan mereka," ujar Owen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/neymar-messi-mbappe.jpg)