Breaking News:

Berita Semarang

Badan Standardisasi Nasional Tetapkan SNI Lingkup Peralatan Gas Medis dan Perlengkapannya

BSN menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) lingkup Peralatan Gas Medis dan Perlengkapannya.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Idayatul Rohmah
Direktur Pengembangan Standar Mekanika, Energi, Elektronika, Transportasi dan Teknologi Informasi BSN, Y Kristianto Widiwardono. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Standardisasi Nasional (BSN) menetapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) lingkup Peralatan Gas Medis dan Perlengkapannya seperti Tabung Gas Oksigen, Regulator Tabung Gas Oksigen, Alat Ukur Aliran (Flowmeter), Konsentrator Oksigen, serta Konservasi Oksigen.

Hal itu mengingat penggunaan tabung oksigen di rumah harus memenuhi standar keselamatan dan berkualitas tinggi.

Direktur Pengembangan Standar Mekanika, Energi, Elektronika, Transportasi dan Teknologi Informasi BSN, Y Kristianto Widiwardono menjelaskan, SNI tersebut disusun oleh Komite Teknis 11-15, Peralatan Gas Medis dan Perlengkapannya.

“Proses perumusan SNI dengan metode adopsi identik dari Standar ISO terkait Peralatan Gas Medis dan Perlengkapannya,” katanya seperti dalam keterangan tertulis yang diterima tribunjateng.com, Jumat (17/9/2021).

Untuk standar tabung gas medis, Kristianto mengatakan, BSN menetapkan 3 standar seri SNI ISO 9809 terkait desain, konstruksi dan pengujian tabung dan silinder gas baja tanpa sambungan (seamless) yang dapat diisi ulang, yakni: 
Silinder dan tabung baja yang di-quench dan di-temper berkekuatan tarik kurang dari 1.100 Mpa; Silinder dan tabung baja yang di-quench dan di-temper berkekuatan tarik lebih besar atau sama dengan 1.100 Mpa; dan Tabung dan silinder baja yang dinormalisasi.

Sedangkan untuk SNI SNI ISO 10524 regulator tekanan, digunakan pada tabung gas medis bertujuan mengurangi tekanan tabung dan silinder yang tinggi ke tekanan yang lebih rendah yang sesuai untuk digunakan dengan peralatan medis atau untuk sambungan gas langsung ke pasien.

Standar SNI mengadopsi standar ISO terkait regulator tabung gas medis, terdiri dari 3 bagian, yakni regulator tekanan dan regulator tekanan dengan perangkat pengukur aliran Flowmeter; regulator tekanan yang terintegrasi dengan katup silinder (valves with integrated pressure regulators - VIPRs); dan regulator bertekanan rendah.

BSN juga menetapkan peralatan elektromedis terkait gas medis yaitu amendemen 2 dari SNI ISO 15002, Alat ukur aliran (flowmeter) pada penghubung ke unit terminal sistem pemipaan gas medis.

Menurut Kristianto, penetapan SNI ini diharapkan dapat mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia khususnya untuk ketersediaan peralatan gas medis dan perlengkapannya yang berkualitas yang dibutuhkan untuk penanganan pasien Ccovid-19. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved