PSIS Semarang
Bomber PSIS Bruno Silva Dipastikan Absen di Laga Lawan Persiraja Besok Karena Hal Ini
Karteker PSIS Semarang Imran Nahumarury mencoba memaksimalkan kemampuan para striker lokal jelang melakoni laga pekan ketiga
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Karteker PSIS Semarang Imran Nahumarury mencoba memaksimalkan kemampuan para striker lokal jelang melakoni laga pekan ketiga menghadapi Persiraja Banda Aceh, Sabtu (18/9) besok.
Pelatih asal Ambon tersebut merancang tugas khusus bagi para striker melalui tambahan latihan shoot on target. Utamanya Hari Nur Yulianto, termasuk juga gelandang serang PSIS Septian David Maulana.
Hal tersebut mulai dilakukan pada latihan yang berlangsung di Lapangan Brazilian Soccer Field Indonesia, Bekasi pada Rabu (15/9) pagi kemarin.
"Ada sesi khusus 15 menit terakhir. Ini salah satu hasil evaluasi kemarin. Setiap hari ada evaluasi. Ada yang diperbaiki termasuk finishing di sesi terakhir ini," kata Imran, Kamis (16/9).
Menghadapi Persija Jakarta, PSIS sudah dipastikan akan menyiapkan pemain lokal di posisi striker.
Hal itu tak lepas dari absennya bomber klub asal Brasil, Bruno Silva yang terkena skorsing satu kali pertandingan karena ulah indisipliner mangkir dalam latihan.
Dengan demikian, deretan striker lokal yang akan disiapkan menghadapi Persiraja yakni Hari Nur Yulianto, Komarodin, Andreas Ado, Riski Fajar, dan M Bahril Fahreza.
Selain itu, tim pelatih PSIS Semarang juga mengevaluasi beberapa kekurangan yang masih dimiliki tim pada saat menghadapi Persija Jakarta beberapa waktu lalu.
"Kami fokus latihan taktikal. Sudah fokus taktikal kalau sudah kompetisi seperti sekarang. Semua hal kami evaluasi mulai dari attackting, defending, finishing, dan finishing yang diperbanyak," kata Imran.
Sementara mengenai pertandingan, Imran mengatakan, bukan tantangan yang mudah menghadapi Persiraja Banda Aceh.
Menurutnya, Persiraja Banda Aceh tengah dalam tren positif di dua laga awal Liga 1.
Kendati PSIS juga dalam tren yang sama, namun Imran menegaskan Persiraja punya kelebihan yang harus diwaspadai.
“Yang pasti semua tim sama kekuatannya. Tidak ada tim lemah. Termasuk Persiraja. Kita yang penting antisipiasi kelebihan mereka, analisis kelemahan mereka untuk mencetak gol,” ujarnya.
Kemenangan Persiraja atas PS Sleman di laga pekan kedua Liga 1 membuktikan, Persiraja merupakan tim yang memiliki kekuatan tersendiri.
Secara khusus, Imran mengatakan timnya bakal mengantisipasi sosok striker Persiraja, Paulo Henrique yang saat ini menjadi top skor sementara dengan koleksi tiga gol.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bomber-psis-se2021.jpg)