Sabtu, 2 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PSG

Kehadiran Lionel Messi Dinilai Melemahkan PSG

Namun ternyata, kolaborasi Neymar, Messi dan Mbappe jauh di luar ekspektasi ketika diturunkan secara bersamaan.

Tayang:
Tribunnews.com/JOHN THYS / AFP
Reaksi penyerang Paris Saint-Germain Argentina Lionel Messi selama pertandingan sepak bola Grup A Liga Champions UEFA Club Brugge melawan Paris Saint-Germain (PSG) di Stadion Jan Breydel di Bruges, pada 15 September 2021. 

TRIBUNJATENG.COM - Kamis (16/9/2021), Lionel Messi pertama kalinya tampil sebagai starter musim ini saat PSG menghadapi Club Brugge di ajang Liga Champions.

Sang mmegabintang turun bersama dengan Neymar dan Kylian Mbappe yang selama ini digadang-gadang sebagai suksesor trio BBC (Real Madrid) atau MSN (Barcelona).

Namun ternyata, kolaborasi Neymar, Messi dan Mbappe jauh di luar ekspektasi ketika diturunkan secara bersamaan.

Baca juga: Video Messi Seperti Kebingungan saat Lawan Club Brugge, Rekan di PSG Hanya Menonton

Saat melawan Club Brugge, kolaborasi ketiganya hanya menghasilkan 4 peluang tepat sasaran, dua di antaranya dari Lionel Messi, dan Mbappe menyumbang satu assist untuk gol Ander Herrera.

Bahkan sempat beredar video saat Lionel Messi memegang bola, para pemain PSG tampak pasif dan hanya menyaksikan mantan pemain Barcelona itu memainkan bola.

Hasilnya, Lionel Messi yang ingin menyerang harus kembali menarik bola ke area belakang.

Kejadian itu membuat reaksi banyak pihak, fans Lionel Messi menyuarakan keprihatinan mereka meski sang megabintang baru satu bulan bergabung dengan tim.

Mantan penyerang Manchester United dan Liverpool, Michael Owen juga buka suara, mengklaim bahwa PSG bukanlah tempat yang pantas untuk Lionel Messi.

Situasi itu akan membuat PSG lebih lemah, ketika Lionel Messi diturunkan bersamaan dengan Neymar dan Kylian Mbappe, menurut Owen.

Tidak seharusnya Pochettino memainkan tiga kekuatan secara bersamaan.

"Kami ngiler melihat mereka, PSG diperkuat dengan para penyerang, mereka semua adalah pemain profesional dengan kualitas yang dimiliki masing-masing," kata Owen dikutip dari Sportskeeda.

"Tapi, saat ketiganya (Messi-Neymar-Mbappe) turun bersamaan membuat mereka lebih lemah, saya tidak mengerti mengapa mereka menjadi salah satu favorit untuk Liga Champions," tambahnya.

Owen menilai, tim Liga Inggris, seperti Chelsea, Manchester United, dan Liverpool jauh lebih unggul untuk bisa memenangkan trofi Liga Champions.

"Saya pikir tim Inggris (Chelsea, Liverpool, Man United, Man City) jauh, jauh lebih unggul," jelasnya.

Beda pikiran dengan Michal Owen, mantan bek Manchester United, Rio Ferdinan justru memperlihatkan dukungannya untuk sang megabintang.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved