Berita Semarang
PON Papua XX, Tim Tarung Derajat Jateng Optimistis Capai Target, Dapat Suntikan dari Hendi
Pengurus Provinsi Kodrat Jateng gelar acara pelepasan atlet tarung derajat yang mewakili untuk PON Papua.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jawa Tengah mengadakan acara pelepasan atlet tarung derajat yang akan mewakili tim Jawa Tengah pada gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, pada Oktober mendatang.
Berlangsung di TC Joglo Tarung Derajat Semarang, Jumat (17/9/2021) siang, para atlet mendapat arahan, dan juga motivasi dari pengurus. Dalam hal ini ketua umum Penprov Kodrat Jateng, Putut Sutopo.
Selain itu, turut hadir pembina Kodrat Jateng, Hendrar Prihadi, dan Sri Puryono.
Diharapkan para atlet tampil dengan motivasi tinggi dan percaya diri saat berlaga di PON nantinya.
Jateng meloloskan 11 petarung ke Papua terdiri dari lima atlet nomor pertarungan dan enam atlet nomor seni gerak. Cabang olahraga tarung derajat akan dipertandingan di Kabupaten Mimika, 8 - 12 Oktober 2021.
Ketum Penprov Kodrat Jateng, Putut Sutopo mengatakan, pihaknya berharap semua petarung Jateng bisa memberikan yang terbaik bagi provinsi ini pada ajang multievent empat tahunan tersebut.
Apalagi, cabor tarung derajat menjadi salah satu nomor unggulan tim jawa tengah di PON nantinya.
Untuk menambah semangat para atlet, Putut Sutopo mengatakan pihaknya juga bakal memberikan bonus bagi para atlet. Satu di antara bonus yang dijanjikan yakni pemberian unit sepeda motor.
''Semua atlet dalam kondisi siap bertanding. Bagi saya, semangat berjuang dan tampil sebaik mungkin adalah yang utama. Saya yakin, jika bisa bertanding sebaik mungkin hasil terbaik pun bisa diraih,'' kata Putut kepada awak media usai acara pelepasan atlet.
''Yang pasti ada apresiasi dari saya pribadi untuk prestasi atlet. Setidaknya sama seperti 2016 yakni sepeda motor. Sekali lagi, terpenting bagi saya adalah semangat berjuang di arena nanti. Saya lihat itu (semangat),'' ucap pengusaha sukses tersebut.
Untuk target, Putut berharap tim Kodrat Jateng bisa menyabet minimal empat medali di PON nantinya.
Sementara itu, Hendrar Prihadi mengatakan, terpenting saat di Papua nanti adalah mental bertanding. Dalam setiap event, ada permasalahan non-teknis.
Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu meminta agar petarung tak terpengaruh oleh faktor tersebut.
Pada kesempatan tersebut, Hendi secara simbolis juga menyerahkan uang saku tambahan bagi para atlet tarung derajat Jateng yang akan berlaga di PON Papua.
''Permasalahan di luar teknis adalah urusan manajer dan ofisial. Petarung fokus penuh untuk pertandingan. Berusaha memberi yang terbaik,'' kata Hendi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/atlet-cabor-tarung-drajat-jateng.jpg)