Penghargaan
Rektor IPDN Hadi Prabowo Peroleh Penghargaan
Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo mendapat penghargaan atas dedikasi penyelesaian batas wilayah
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG -- Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Hadi Prabowo mendapat penghargaan atas dedikasi penyelesaian batas wilayah negara Republik Indonesia- Malaysia periode 2017-2019.
Rektor IPDN satu diantara 61 instasi menerima penghargaan tersebut. Penghargaan itu diberikan secara virtual pada acara Peringatan Sebelas Tahun Pengelolaan Perbatasan Negara, di Ruang Bima Kantor Kemenko Polhukam, Kamis, (16/9/2021) lalu.
Ada sembilan orang penerima penghargaan langsung dilaksanakan bersama Menko Polhukam Mahfud MD. Termasuk dari sembilan orang tersebut satu diantaranya Hadi Prabowo, yang juga sebagai Ketua Panitia Nasional.
Kepala Biro Humas IPDN, Arief M Edi, mengatakan mantan Sekjen Depdagri ini menerima penghargaan karena dianggap kompeten dan berhasil kerja baik untuk bangsa ini.
Menurutnya Hadi Prabowo menerima anugerah penghargaan dari Mahfud MD karena mampu mengejawantahkan arahan Presiden Joko Widodo yang telah mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2021.
"Presiden Jokowi ingin adanya percepatan pembangunan ekonomi pada kawasan perbatasan negara. Hal ini, direspon Hadi Prabowo dengan kapasitasnya sebagai Sekjen Kemendagri, dapat menggerakkan segenap unsur, untuk menciptakan role model dalam pengembangan pembangunan ekonomi di kawasan perbatasan," ujarnya dari keterangan pers tertulis Sabtu, (18/9/2021).
Menurut dia, terdapat delapan Kementerian yang dilibatkan dalam pengembangan kawasan pendukung untuk menjalankan perintah Mendagri.
Selanjutnya melakukan langkah-langkah dan koordinasi lebih teknis, tematik, antar kementerian yang terlibat bersama Pemerintah Daerah.
"Hadi disebut bekerja all-out, saat ada sembilan perbatasan yang belum disepakati dua negara atau outstanding boundary problems (OBP). Setelah 41 tahun, sembilan OBP itu diselesaikan dua OBP dengan Malaysia," jelasnya.
Dikatakannya, selain Menko Polhukam, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian juga mengapresiasi kinerja Hadi Prabowo.
Hadi dinilai gerak cepat dan taktis, serta aplikasinya langsung terasa, berkontribusi dalam mencegah penyebaran Covid-19 yakni turut mengedukasi masyarakat.
"Sebagai agen perubahan perilaku, Hadi mengkomando IPDN Kemendagri wujudkan implementasi program Presiden terkait percepatan vaksinasi masal di Papua," jelasnya.
Kemudian Hadi juga mengimplementasikan vaksinasi Covid 19 yang dilakukan IPDN Kemendagri bersama dengan TNI AL, kepada masyarakat di Kabupaten Jayapura, dari tanggal 13 - 15 September 2021.
Pada pelaksanaannya, menurunkan tenaga kesehatan gabungan dari tim IPDN Kemendagri dan TNI AL mencapai 90 orang nakes.
"Selain melakukan vaksinasi gratis, melalui IPDN Kampus Papua juga melakukan bakti sosial dengan memberikan 5 ribu paket sembako gratis untuk peserta vaksin," paparnya.
Setelah itu, kata dia, melaksanakan tugas lanjutan vaksinasi dosis kedua sebanyak 5.431 bagi masyarakat di sekitar Kampus IPDN Jatinangor pada tanggal 17 sampai 18 September 2021.
"Sebelumnya IPDN Kemendagri bersama TNI AL juga melaksanakan gebyar vaksinasi massal untuk masyarakat di sekitar lingkungan Kampus IPDN Jatinangor pada tanggal 20 hingga 21 Agustus 2021. Jumlah peserta mencapai 7.500 orang," tandasnya. (*)
Baca juga: Dukung Tujuan SDG’s ke-8 dan 17, Pertamina Salurkan Bantuan Budidaya Udang Vaname di Cilacap
Baca juga: Ribuan Mahasiswa Masta IMM UMP Purwokerto Deklarasi Gerakan Lawan Hoax di Era Digital
Baca juga: KLASEMEN SEMENTARA LIGA 1: Paska PSIS Menang atas Persiraja Banda Aceh 3-1
Baca juga: Video Ditlantas Polda Jateng Gelar Vaksinasi Untuk Sopir Angkot Dan Ojol
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rektor-ipdn-hadi-prabowo.jpg)