Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Cinema XXI Tidak Perbolehkan Pengunjung Makan dan Minum dalam Bioskop

Bioskop jaringan Cinema XXI mulai menjalankan uji coba pembukaan di tengah PPKM level 3 dan 2 di wilayah Jawa-Bali.

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Idayatul Rohmah
Bioskop di Semarang masih tutup. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sejumlah bioskop jaringan Cinema XXI mulai menjalankan uji coba pembukaan di tengah PPKM level 3 dan 2 di wilayah Jawa-Bali.

Hal itu seiring dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 42 tahun 2021, yang memberikan kesempatan bagi bioskop untuk kembali melakukan kegiatan operasional di masa perpanjangan PPKM.

Menanggapi aturan baru itu, Cinema XXI mengumumkan telah membuka bioskop di kabupaten/kota dengan level PPKM 2 dan 3 sejak Kamis (16/9/2021) lalu, termasuk di Kota Semarang, di mana terpantau bioskop jaringan Cinema XXI sudah mulai beroperasi.

"Kami sangat mengapresiasi dan sangat berterimakasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan pemerintah. Sejumlah bioskop jaringan Cinema XXI telah menjalankan uji coba pembukaan per tanggal 16 September 2021," kata Head Corporate Communications and Brand Management Cinema XXI, Dewinta Hutagaol, kepada Tribun Jateng, secara tertulis, akhir pekan lalu.

Meski demikian, menurut dia, selama masa uji coba itu pihaknya belum melakukan penjualan makanan dan minuman di seluruh bioskop yang mulai melakukan kegiatan operasional.

Ia meminta pengunjung untuk tertib tidak makan dan minum di dalam bioskop.

"Kami berupaya untuk selalu mematuhi arahan serta instruski dari pemerintah pusat dan daerah, tetapi kami juga butuh dukungan dari pelanggan setia. Untuk itu kami mengimbau para pelanggan agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan yang ada," ucapnya.

Dewinta menuturkan, Cinema XXI berkomitmen mendukung upaya pemerintah dalam mengendalikan pandemi covid-19.

Ia menyebut, pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah terkait dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan bioskop.

"Prioritas utama kami adalah menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh petugas dan pengunjung. Oleh karenanya, meski tidak beroperasi sementara waktu pun kami tetap rutin melakukan kegiatan pemeliharaan dan pembersihan di seluruh lingkungan bioskop setiap hari," jelasnya.

"Perawatan bioskop dikerjakan oleh satuan tugas khusus yang dibentuk sejak saat bioskop berhenti beroperasi sementara waktu.Sejumlah prosedur pembersihan diantaranya meliputi general cleaning dan penyemprotan cairan disinfektan anti-virus di seluruh lingkungan bioskop, pemeliharaan peralatan dan kebersihan kursi bioskop, serta senantiasa menjaga sistem ventilasi udara dan tingkat kelembapan bioskop untuk menghindari munculnya jamur," paparnya.

Sementara untuk memastikan protokol kesehatan saat berada di bioskop, Dewinta menyebut, pihaknya menempatkan sejumlah informasi untuk mengingatkan pengunjung agar menerapkan protokol kesehatan.

Selain itu, sejumlah prokes lain disediakan seperti pengaplikasian floormarking, menyediakan hand sanitizer, dan sabun cuci tangan yang tersedia di toilet bioskop, serta penerapan physical distancing termasuk di dalam studio.

Dia menambahkan, setiap petugas bioskop diperlengkapi dengan masker, sarung tangan, dan face shield saat bertugas untuk menjaga keamanan baik petugas maupun pengunjung.

"Mengikuti arahan/instruksi pemerintah pusat, seluruh bioskop kami telah dilengkapi dengan QR Code PeduliLindungi. Nantinya pengunjung yang akan memasuki lingkungan bioskop akan diminta mendownload dan melakukan scan QR Code PeduliLindungi sebelum memasuki lingkungan bioskop. Ketika berada di dalam studio, pengunjung wajib menggunakan masker, menjaga kebersihan tangan, dan menjaga jarak termasuk di dalam studio," jelasnya. (idy)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved