Breaking News:

Fokus

Fokus : Ayo Nandur Banyu

Musim hujan tiba. Satu di antara sekian banyak hal yang identik dengan musim hujan adalah banjir. Dan hampir dipastikan, bila musim hujan tiba

Penulis: galih permadi | Editor: Catur waskito Edy
Bram Kusuma
Galih Pujo 

Oleh Galih Pujo Asmoro

Wartawan Tribun Jateng

Musim hujan tiba. Satu di antara sekian banyak hal yang identik dengan musim hujan adalah banjir. Dan hampir dipastikan, bila musim hujan tiba, akan ada wilayah yang dilanda banjir.

Namun ada satu hal menarik saat banjir terjadi, yakni tidak sedikit korban banjir yang mengalami kekurangan air bersih.

Saat air menggenang di mana-mana, rupanya itu tidak bisa diminum. Sebagian besar air hujan itu pun berakhir di laut dan butuh proses panjang nan mahal bila ingin dijadikan air minum.

Masyarakat di sebagian besar Jawa Tengah saat ini mungkin belum merasakan kekurangan air. Satu di antara sumber kehidupan itu mudah didapatkan. Bisa dari air sumur, PDAM, mata air, air minum dalam kemasan, bahkan mungkin dari sungai.

Bisa dibilang, air minum saat ini masih sangat mudah dan murah didapat. Walaupun juga, ada beberapa daerah yang jadi langganan kekeringan hingga untuk mendapat beberapa jeriken, butuh perjuangan ekstra.

Bukan tidak mungkin, seperti yang disuarakan para ahli, krisis air akan terjadi di masa depan. Populasi yang terus bertambah, perubahan iklim, dan keterbatasan sumber daya air bisa jadi musabab krisis air.

Tentu kita semua tidak menginginkan krisis air. Dampak krisis ekonomi saja sudah bikin sengsara, apalagi krisis air di mana manusia tidak bisa bertahan hidup lama tanpa air.

Sayangnya, tidak sedikit dari kita yang menganggap air sebagai hal "murahan". Coba renungkan, berapa air yang kita buang sia-sia tiap harinya yang akhirnya mengalir ke saluran drainase, sungai, lalu ke laut?

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved