Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Setelah Cek-cok dengan Suami, Wanita Ini Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Sebelum ditemukan tewas, wanita itu disebutkan oleh tetangga, bertengkar dengan suaminya, S (50) pada Jumat (17/9/2021) malam.

Editor: m nur huda
Ilustrasi tewas.(Shutterstock) 

TRIBUNJATENG.COM, MALANG - Seorang wanita, R (40) ditemukan tewad i kamar mandi rumahnya di Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (18/9/2021) malam.

Sebelum ditemukan tewas, wanita itu disebutkan oleh tetangga, bertengkar dengan suaminya, S (50) pada Jumat (17/9/2021) malam.

"Cekcoknya terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, lalu jenazah istrinya ditemukan Sabtu (18/9/2021) malam sekitar pukul 01.00 WIB. Itu pun tahunya saya dari warga lain," ujar Dedy (39), salah seorang warga, Selasa (21/9/2021).

Namun dirinya mengaku, sang suami yang berinisial S itu sempat datang ke rumahnya untuk nongkrong bersama.

"Jadi, Sabtu (18/9/2021) malam sekitar pukul 00.30 WIB itu, S ini datang kesini dari rumahnya. Setelah itu, ngobrol dan nongkrong sebentar sama saya," jelasnya.

Saat nongkrong itulah, terduga pelaku mendapat kabar istrinya meninggal dunia di dalam rumah.

Polisi memasang police line di lokasi pembunuhan ibu rumah tangga berusia 40 tahun di Jalan Emprit Mas Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Polisi memasang police line di lokasi pembunuhan ibu rumah tangga berusia 40 tahun di Jalan Emprit Mas Kecamatan Sukun, Kota Malang. (tribun jatim/kukuh kurniawan)

"Kata S, istrinya yang berinisial R meninggal di dalam kamar mandi. Padahal setahu saya, istrinya itu tidak memiliki sakit apapun," jujurnya.

Dedy juga mengungkapkan, jenazah R ditemukan pertama kali oleh anak laki-laki dari pasangan tersebut.

"Dan jenazah itu, langsung dibawa ke Yayasan Gotong Royong untuk disemayamkan," tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Yanuar (35), penjaga keamanan setempat.

Pasutri itu tinggal di rumah tersebut bersama anak laki-lakinya yang berinisial B.

"Iya, mereka tinggal bertiga di rumah tersebut. Rencananya, mau pindah rumah, enggak tahu kemana. Barang-barangnya sudah diangkutin sama pikap sebelum kejadian ini," terangnya.

Yanuar juga menjelaskan, pihak kepolisian telah mendatangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan barang bukti dan melakukan olah TKP.

"Kalau tidak salah, mulai Minggu (19/9/2021) hingga Senin (20/9/2021). Polisi datang ke sini semua, dari Polresta Malang Kota dan dari Polda Jatim," bebernya.

Dirinya juga mengaku, tidak mengerti dengan jelas penyebab kematian R.

Sumber: Surya
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved