Breaking News:

Berita Nasional

Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono Mungkin Dijerat dengan Pasal TPPU, Begini Kata KPK

Penjeratan degan pasal pencucian uang dimungkinkan jika ditemukan adanya penyamaran aset hasil korupsi oleh Budhi.

tribunnews.com
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono memakai rompi oranye sebagai tahanan KPK dalam kasus korupsi di Pemkab Banjarnegara. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Bupati nonaktif Banjarnegara Budhi Sarwono mungkin dijerat dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejauh ini baru menjerat Budhi dalam sangkaan kasus dugaan korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan pada Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara Tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.

Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan, penjeratan degan pasal pencucian uang dimungkinkan jika ditemukan adanya penyamaran aset hasil korupsi oleh Budhi.

Baca juga: Warga Simego Pekalongan Dukung Bupati Banjarnegara hingga Pawai di Jalan, Ternyata Ini Alasannya

"Penerapan pasal lain (TPPU) dimungkinkan sepanjang ada kecukupan bukti," kata Ali dalam keterangannya, Kamis (23/9/2021).

Dalam situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Budhi yang diakses melalui elhkpn.kpk.go.id, Budhi hanya memiliki dua bidang tanah dan bangunan tanpa alat transportasi.

Padahal, Budhi pernah memamerkan Mobil Jeep Rubicon.

Meski dia menyebut mobil itu bukan miliknya.

Ali memastikan tim penyidik akan menelusuri aset-aset yang dimiliki Budhi dengan meminta keterangan pihak terkait.

"Tentu akan kami telusuri dan dalami lebih lanjut hubungannya dengan tersangka.

Termasuk tentu soal harta kekayaan yang dimiliki tersangka," ujar Ali.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved