Liga 2
Disebut Gibran sebagai Tim Jago Kungfu, Ini Jawaban Kapten AHHA PS Pati
Beberapa waktu lalu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyebut pemain Persis Solo harus mewaspadai AHHA PS Pati
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Beberapa waktu lalu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, menyebut pemain Persis Solo harus mewaspadai AHHA PS Pati
Hal itu lantaran, menurut Gibran, memiliki tendangan kungfu.
Menanggapi hal itu, Kapten AHHA PS Pati, Nugroho Fatchur, menanggapi dingin sindirian kakak dari Dirut Persis Solo, Kaesang Pangarep itu serta memilih fokus menghadapi Laskar Sambernyawa.
Dia mengatakan, viralnya julukan tim kungfu, membuat klub milik Atta Halilintar semakin terkenal.
Namun, sebagai pemain, dia tetap sportif tanpa niatan menciderai lawan dan menjadikan kejadian kungfu sebagai pelajaran.
Lalu, lanjut dia, bersama seluruh pemain sudah siap menyambut pertandingan pembuka. Lalu, bonus besar yang dijanjikan manajemen sekadar hadiah untuk mendongkrak semangat tim.
“Saya mewakili pemain merasa bonus itu hadiah, yang paling penting kami kerja keras dulu raih kemenangan,” ucap mantan pemain PSIM Yogyakarta itu, Sabtu (25/9/2021).
Sementara itu, Pelatih AHHA PS PATI, Ibnu Grahan, mengaku, pemain Persis Solo secara individu maupun secara tim sangat berkualitas.
Apalagi, Persis Solo menargetkan lolos ke Liga 1 seperti AHHA PS Pati.
“Kami lawan tim-tim Liga 1 bisa memenangkan pertandingan. Lawan Persis Solo pun demikian, pasti ingin memenangkan pertandingan. Persis Solo memiliki kelemahan, itu yang kami manfaatkan, sama saja saat melawan tim Liga 1, hanya ini kompetisi,” jelasnya.
Pelatih klub berjuluk Kuda Hitam Saridin itu mengatakan telah di Solo sejak dua hari lalu, sehingga para pemain dalam kondisi bugar.
Dia meyakini pertandingan berjalan lancar, menyajikan pertandingan yang enak ditonton dengan kemenangan AHHA PS Pati.
“Pertempuran pertama itu laga perdana, pertandingan pertama sangat menentukan pertandingan selanjutnya. Pertandingan tanpa penonton semoga berdampak positif,” terangnya.
Dia mengaku, suasana pertandingan pembuka Liga 2 sangat ramai di media sosial. Hal itu lantaran, setelah Gibran Rakabuming Raka menyindir permainan kasar dua pemain inti AHHA PS Pati yakni Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya saat menghadapi Persiraja Banda Aceh dalam laga uji coba.
Saat ini, dua pemain itu telah disanksi internal berupa pemulangan dari pemusatan pelatihan AHHA PS Pati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/22-9-2021-ahha-ps-pati.jpg)