Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Pagi Ini, Polsek Kiwirok Diserang KKB Papua, Seorang Anggota Polisi Gugur Tertembak

Hari ini, Minggu (26/9/2021) pagi sekitar pukul 05.45 WIT, Polsek Kiwirok di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, diserang Kelompok Kriminal Bersenjat

Editor: m nur huda
UCA News
Ilustrasi KKB Papua 

TRIBUNJATENG.COM, JAYAPURA - Hari ini, Minggu (26/9/2021) pagi sekitar pukul 05.45 WIT, Polsek Kiwirok di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), mengakibatkan seorang anggota Polisi gugur tertembak.

Seorang personel polisi yang gugur tersebut adalah Bharada Muhammad Kurniadi Sutio. Ia meninggal setelah mengalami luka tembak.

Pelaku penembakan adalah KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo.

KKB ini tiba-tiba menyerang Polsek Kiwirok pada Minggu pagi sekitar pukul 05.45 WIT dan mengakibatkan Bharada Muhammad Kurniadi Sutio mengalami luka tembak. 

"Iya sekarang jenazah sudah dievakuasi ke Jayapura," ujar Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP Cahyo Sukarnito, saat dikonformasi melalui sambungan telepon, Minggu.

Sementara soal penyerangan Polsek Kiwirok sendiri, belum ada keterangan resmi dari pihak yang berwenang. 

Jenazah Bharada Muhammad Kurniadi Sutio kini sudah tiba di Bandara Sentani Jayapura dan akan dibawa ke RS Bhayangkara Jayapura.

Keamanan di Distrik Kiwirok terganggu

Situasi keamanan di Distrik Kiwirok mulai terganggu sejak 13 September 2021.

Saat itu KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo, terlibat kontak senjata dengan aparat keamanan.

Dari kejadian tersebut, seorang anggota TNI mengalami luka tembak di bagian tangan, sedangkan Elly M Bidana, komandan operasi KKB Ngalum Kupel tewas dan dua anggota KKB lainnya terluka.

Namun setelah kontak senjata tersebut, KKB justru turun ke pusat kota Kiwirok dan melakukan pembakaran sejumlah fasilitas umum, seperti Puskesmas, sekolah, hingga kantor Bank Papua.

Dalam aksi tersebut, seorang Nakes, Gabriella Maleani tewas, dan empat nakes lainnya terluka.

Saat ini, 35 personel Satgas Nemangkawi telah berhasil masuk ke Kiwirok setelah berjalan kaki selama 30 jam dari Distrik Oksibil.

Evakuasi masyarakat sipil

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved