Berita Kendal
Pocong, Kuntilanak, dan Mayat Hidup Nyuntik Warga Desa Poncorejo Kendal
Polisi berpakaian pocong dan kuntilanak melakukan vaksinasi di Desa Poncorejo Kendal.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Cara unik dilakukan Polres Kendal sebagai upaya mendukung percepatan vaksinasi Covid-19 hingga 70 persen jumlah penduduk.
Selain melakukan vaksinasi jemput bola bagi sopir dan penumpang angkutan umum, jajaran kepolisian di Kendal juga melakukan vaksinasi pada saat malam hari dari satu desa ke desa lain.
Uniknya, petugas mengenakan kostum bertemakan horor untuk menarik rasa perhatian masyarakat.
Mulai dari cosplay pocong, kuntilanak, hingga suster yang dipoles hingga memperlihatkan kesan menyeramkan.
Upaya ini sukses menyerap 350 masyarakat yang mengikuti vaksin dalam semalam.
Realisasi yang cukup meyakinkan dari total target 500 dosis.
Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto mengatakan, vaksinasi malam hari mulai dijalankan untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat yang sibuk kerja di siang hari.
Vaksinasi malam hari ini diawali di Balai Desa Poncorejo, Kecamatan Gemuh, Kendal pada Sabtu malam kemarin.
Selain menarik perhatian warga, kehadiran cosplay horor dimaksudkan sebagai media untuk menghibur masyarakat.
Pihaknya ingin memberikan kesan tersendiri kepada para peserta vaksinasi Covid-19 yang cara yang berbeda dari biasanya.
"Inisiasi baru ini sebagai upaya menjembatani masyarakat agar bisa vaksin di waktu yang luang. Sebab, banyak warga yang kesulitan vaksin saat siang hari dengan alasan bekerja," terangnya, Minggu (26/9/2021).
Seorang warga, Nur Khasanah mengaku sempat terkejut dengan hadirnya petugas berpakaian menyeramkan.
Kata dia, hadirnya pocong dan kuntilanak buatan ini justru membuat masyarakat yang datang ke balai desa semakin ramai.
"Ternyata tidak beneran pocongnya. Tapi tetap ada rasa takutnya sih," kata Nur Khasanah.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kendal, Ferinando Rad Bonay mengatanan, pemerintah Kabupaten Kendal terus mengebut pemberian vaksin kepada masyarakat dari usia 12 tahun ke atas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/vaksin-kendal-pocong.jpg)