Breaking News:

Pertamina Cilacap

Menilik Cara Asyik Pertamina Cilacap Berbagi Ilmu Hidroponik

Kegiatan pelatihan bertani metode hidroponik yang difasilitasi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap.

Editor: abduh imanulhaq
PERTAMINA CILACAP
Pelatihan bertani metode hidroponik yang difasilitasi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap 

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP – Beberapa perwakilan anggota Jalasenastri, organisasi istri prajurit Angkatan Laut (AL), Jumat (24/9/2021) pagi, sudah berkumpul di aula Jalasenastri Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap.

Sesuai jadwal, mereka mengikuti kegiatan pelatihan bertani metode hidroponik yang difasilitasi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap bersamaan dengan momentum Hari Tani Nasional.

Pelatihan terbatas diikuti 6 anggota Jalasenastri dengan penerapan ketat protokol kesehatan dan penggunaan masker bagi peserta dan dua pemateri.

Pemateri adalah Kasiatun dan Rusiti dari Kampung KB ‘Gadis’ Kelurahan Tegalreja, Cilacap Selatan, sebagai binaan PT KPI Unit Cilacap.

Kegiatan juga dihadiri CSR & SMEPP Officer PT KPI Unit Cilacap, Aditya Anung Dwi Nugroho.

Pemateri dengan telaten memberikan pelatihan tentang 2 metode hidroponik, yakni Deep Flow Technique (DFT) dan Nutrient Film Technique (NFT).

Organisasi istri prajurit Angkatan Laut (AL) pagi itu sudah berkumpul di aula Jalasenastri Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap mengikuti kegiatan pelatihan bertani metode hidroponik yang difasilitasi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap bersamaan dengan momentum Hari Tani Nasional, Jumat (24/9/2021).
Organisasi istri prajurit Angkatan Laut (AL) berkumpul di aula Jalasenastri Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Cilacap mengikuti kegiatan pelatihan bertani metode hidroponik yang difasilitasi PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap bersamaan momentum Hari Tani Nasional, Jumat (24/9/2021). (IST)

“Masa panen tanaman hidropnik kisaran usia 35 hari sudah bisa dipanen dan dikemas untuk selanjutnya bisa langsung dipasarkan,” jelas Kasiatun.

Pjs. Area Manager Communication, Relations, & CSR PT KPI Unit Cilacap, Ibnu Adiwena menerangkan metode bertani hidroponik hingga saat ini masih menjadi pilihan terbaik bertani di wilayah perkotaan, mengingat kebutuhan lahannya yang tidak terlalu luas.

“Teknik hidroponik adalah bercocok tanam tanpa tanah sehingga relatif lebih bersih, praktis,dan hemat lahan. Warga di perkotaan cocok menerapkan ini karena ketersediaan lahan yang semakin terbatas,” katanya.

Dikaitkan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (SDGs), hal ini sejalan dengan tujuan ke-12, memastikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.

“Bertani hidroponik itu mudah dipelajari oleh siapapun. Tentu kami akan sangat bahagia kalau pasca pelatihan ini bisa menyaksikan instalasi hidroponik di Mako Lanal Cilacap ini sudah rimbun dengan sayuran hidroponik,” imbuh Ibnu.

Ketua Cabang 3 Korcab V Daerah Jalasenastri Armada II, Ny. Sri Sugeng Subagyo menyambut antusias kerjasama bersama dengan PT KPI dalam kegiatan ini.

“Kami tentu berterimakasih untuk fasilitasi Pertamina menghadirkan pemateri. Harapannya setelah kegiatan ini segera diaplikasikan, baik di Makolanal karena instalasi hidroponik maupun rumah para anggota Jalasenastri,” katanya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved