Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Heboh Penemuan Mayat yang Tinggalkan Pesan Game Over, Begini Kata Polisi

Penemuan mayat yang meninggalkan pesan game over menghebohkan warga Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Riau.

Tayang:
Editor: rival al manaf
(Polres Pelalawan)
Tim Polres Pelalawan mengevakuasi mayat korban yang ditemukan meninggal di parit kebun sawit Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Selasa (28/09/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PEKANBARU - Penemuan mayat yang meninggalkan pesan game over menghebohkan warga Desa Sering Kecamatan Pelalawan, Riau.

Mayat itu ditemukan pada Selasa (28/9/2021).

Selain meninggalkan pesan Game Over ia juga menyertakan kode PIN ATM.

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 4 Kelas 2 SD Halaman 36 37 38 39 40 41 44 45 46 48 49, Menjaga Kebersihan Rumah

Baca juga: Mantan Anggota DPRD Serdang Bedagai Tewas Ditikam Seorang Pria di Rumahnya

Baca juga: Hasil Liga 1 2021 Bhayangkara FC vs Persik Kediri: Gulingkan Bali United dari Puncak Klasemen

Mayat laki-laki itu didapati di dalam parit kebun sawit dan ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat diperiksa warga, korban diketahui bernama Daniel Putra Gulo (19) yang tinggal di SP7 Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak.

Lantas warga melaporkan kejadian itu ke pihak Polres Pelalawan dan kemudian dilakukan evakuasi terhadap jenazah korban.

"Korban ditemukan berada di dalam air dengan kondisi tertelungkup. Saat dievakuasi, kondisi jenazah korban mulai membengkak," kata Kapolres Pelalawan AKBP Indra Wijatmiko SIK melalui Kasat Reskrim AKP Nardy Masry Marbun SH MH, Rabu (29/08/2021).

Dikatakan Kasat Nardy Masry Marbun kepada tribunpekanbaru.com, ketika mayat Daniel diangkat dari dalam parit, sebuah Dodos atau alat pemanen buah sawit terikat ke kaki sebelah kanan korban.

Kemudian pada telapak kaki kanan terdapat tulisan DPG yang diduga merupakan singkatan dari namanya.

Dari kantong celananya ditemukan telepon genggam, uang kertas pecahan Rp 5 ribu sebanyak empat lembar.

"Dari hasil pemeriksaan kondisi fisiknya, tidak ada ditemukan tanda tanda kekerasan pada korban," tambah Kasat Nardy Masry.

Polisi langsung bergerak cepat untuk memintai keterangan dari para saksi seperti pihak keluarga dan lainnya.

Dari keterangan para saksi, diketahui korban meninggalkan rumah pada Minggu tanggal 26 September 2021 lalu, tanpa diketahui oleh keluarga kemana tujuan korban.

Lantaran tak kunjung pulang, pihak keluarga mencari korban dengan menghubungi pihak keluarga lainnya serta teman dekat korban, tetapi tidak ada hasilnya.

Hingga akhirnya Daniel ditemukan meninggal di dalam parit kebun kelapa sawit miliknya oleh pihak keluarga dan teman korban.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved