Breaking News:

Berita Pendidikan

Mahasiswa Arsitektur UPGRIS Tawarkan Konsep Ramah Lingkungan pada Pameran Produk

Arsitektur sebagai bidang yang bersinggungan langsung dengan peristiwa global tersebut harus cekatan merespons pemanasan global.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
Dokumentasi UPGRIS
Rektor UPGRIS, Muhdi melihat sejumlah maket rumah buatan mahasiswa arsitektur UPGRIS. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pemanasan global adalah tantangan besar yang harus mendapat perhatian dari semua kalangan.

Arsitektur sebagai bidang yang bersinggungan langsung dengan peristiwa global tersebut harus cekatan meresponsnya, yaitu dengan perspektif dan pemahaman arsitektur ramah lingkungan.

Karya ramah lingkungan pada rangkaian proyek miniatur pada sebuah lanskap buatan dipamerka di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

"Kepedulian pada climate change memang harus tinggi. Bagi arsitektur, adalah satu kebutuhan global untuk merancang produk bangunan green building," kata Ketua Program Studi Arsitektur UPGRIS, Baju Arie Wibawa melalui keterangan tertulis, Jumat (1/10/2021).

Baca juga: Sadis, Cewek Ini Bunuh Pacar Sesama Jenis Pakai Gunting, TKP Kini Jadi Angker

Baca juga: Viral Percakapan Pemilik Bus PO Haryanto dengan Kru yang Alami Kecelakaan di Tol Cipali

Baca juga: Jumlah Sekolah Swasta Gratis di Semarang Naik Dua Kali Lipat, Anggaran yang Dikucurkan Rp 15,4 M

Menurutnya, arsitektur harus diakui sebagai satu faktor penyokong perubahan iklim.

Oleh karena itu, upaya menghambatnya harus terus dikampanyekan dan diparktikkan oleh para calon arsitek.

"Kami melihat masalah global kaitannya dengan climate change, arsitektur punya dosa terbesar, punya peran menghasilkan gas karbondioksida paling besar dibandingkan yang lain. Makanya, ini jadi isu global," tegas Baju.

Langkah kongkrit yang kemudian ditempuh mahasiswa arsitektur ialah dengan menciptakan gedung-gedung dengan konsep ramah lingkungan.

"Konsepnya, gedung ini bisa hemat pengeluaran sampai 60 persen dan ramah lingkungan. Hemat sumber daya dan di dalam ruangan tetap nyaman ditinggali," jelasnya.

Pameran produk studio tugas akhir mahasiswa arsitektur ini merupakan karya terbaik mahasiswa.

Pameran akan digelar hingga 5 Oktober 2021 di Gedung Pusat Lantai 2 UPGRIS.

"Ini pameran produk studio tugas akhir seri 6 dan 7. Di sini kami memmamerkan maket karya mahasiswa. Semua produk ini akan kami kumpulkan dalam buku. Ini produk mahasiswa untuk dapat gelar arsitektur," imbuhnya.

Sementara, Rektor UPGRIS Muhdi, menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi terhadap karya-karya mahasiswa arsitektur ini.

Baca juga: PSIS Semarang Tak Banyak Waktu Persiapan Jelang vs Persebaya, Ini yang Dilakukan Imran Nahumarury

Baca juga: 9 Aplikasi Game Battle Penghasil Uang Langsung Masuk Rekening

Baca juga: Bocah Baru Lulus SD Dirudapaksa Seorang Pemuda, Ketahuan saat Korban Cuci Celana Dalam

"Hasilnya sangat luar biasa dan menginspirasi berbagai daerah untuk mengembangkan rumah di daerahnya" jelas Muhdi.

Ia menyoroti berbagai maket gedung yang ramah lingkungan serta mengutamakan ruang terbuka hijau di setiap elemennya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved