Breaking News:

UIN Walisongo Semarang

KKN Reguler dari Rumah 77 UIN Walisongo Semarang Angkat Tema Covid dan Moderasi Agama

Garis besar kebijakan UIN Walisongo tentang KKN saat ini adalah menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap covid dan moderasi beragama.

Editor: abduh imanulhaq
UIN WALISONGO
Wakil Rektor I Dr. H. M. Mukhsin Jamil, M.Ag dalam pembekalan KKN Reguler dari Rumah Angkatan ke-77 yang digelar secara daring, Jumat (1/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG  - Pertanyaan yang sering muncul belakangan ini adalah mengapa KKN dimodifikasi sedemikian rupa?

Ada beberapa alasan yang mendasari hal tersebut.

Hal itu diutarakan oleh Wakil Rektor I bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Dr. H. M. Mukhsin Jamil, M.Ag dalam pembekalan KKN Reguler dari Rumah Angkatan ke-77 yang digelar secara daring melalui YouTube, Jumat (1/10/2021). walisongo.ac.id

“Alasan yang pertama adalah masih belum berakhirnya pandemi Covid-19. Situasi semacam itu membuat kegiatan pembelajaran harus menyesuaikan. Yang kedua, kita juga memiliki landasan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tentang kebijakan merdeka belajar,” ujar Mukhsin.

“Kebijakan ini memberikan ruang seluas-luasnya untuk memodifikasi proses belajar bagi mahasiswa, dan KKN merupakan salah satu bidang akademik yang sangat mungkin untuk dilakukan inovasi. Dan alasan ketiga adalah adanya surat edaran Dirjen Pendis No.69 tahun 2020 yang menginstruksikan untuk melaksanakan KKN secara daring,” lanjutnya.

Mukhsin Jamil juga menjelaskan tentang bagaimana Kuliah Kerja Nyata seharusnya dipahami oleh para mahasiswa.

“KKN adalah kegiatan belajar dan kerja lapangan yang merupakan pengintegrasian dari pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat yang menggunakan pendekatan interdisipliner dan lintas disipliner, untuk menyelesaikan masalah yang ada di tengah masyarakat, dengan menggunakan ilmu-ilmu yang dimiliki para peserta KKN,” jelas Muksin.

Garis besar kebijakan UIN Walisongo tentang KKN saat ini adalah menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap covid dan moderasi beragama.

“KKN dapat menyentuh aspek-aspek penguatan moderasi beragama. Hal ini penting untuk meng counter timbulnya gejala radikalisme, extrimisme yang bila tidak diantisipasi dapat berbahaya bagi kehidupan kita sebagai sebuah bangsa.”

Lebih lanjut ia menjelaskan metode KKN yang diterapkan, yaitu dengan tidak membuat masyarakat tergantung kepada para mahasiswa KKN.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved