Breaking News:

Berita Semarang

1,5 Tahun Ilegal di RI, WN China Dideportasi Rudenim Semarang

Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Semarang mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) dari China.

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Semarang mendeportasi seorang warga negara asing (WNA) dari China.

Warga negara asing ini merupakan pindahan dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta.

Kepala Rudenim Semarang, Retno Mumpuni memaparkan WN China itu bernama Lou Youzhen. Ia telah overstay selama 571 hari atau 1,5 tahun.

"Izin tinggal yang bersangkutan telah berakhir masa berlakunya, dan masih berada di wilayah Indonesia lebih dari 60 hari dari batas waktu izin tinggal, maka yang bersangkutan dikenakan tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi," jelas Retno dalam keterangan tertulis, Selasa (5/10/2021).

Seperti diketahui, pengajuan izin tinggal baru melalui permohonan visa harus dilakukan sebelum izin tinggal berakhir.

Orang asing yang overstay lebih dari 60 hari tidak dapat diberikan izin tinggal baru dan wajib segera meninggalkan Wilayah Indonesia.

"Yang bersangkutan dikenai tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi, kembali ke negara asalnya sesuai Pasal 78 ayat (3) UU No 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian," jelasnya.

Ia menambahkan, setelah dipindah dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta ke Rudenim Semarant, deteni Lou Youzhen sempat melakukan isolasi terlebih dahulu guna pencegahan penyebaran Covid-19.

"Kami juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Kedutaan Besar China untuk proses pemulangan atau deportasi yang
bersangkutan," imbuhnya.(mam)

Baca juga: Puisi Pamflet Cinta - WS Rendra

Baca juga: DNA Pro Akademi Beber Cara Bangun Bisnis Autopilot di Semarang, Investasi Tepat saat Pandemi

Baca juga: Prediksi Persijap Jepara Vs Persis Solo Liga 2 2021, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

Baca juga: Sindiran Pedas Pelatih AS Roma Jose Mourinho ke Pelatih Inggris Gareth Southgate Soal Tammy Abraham

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved