Techno
Gara-gara Facebook dkk Eror, Mark Zuckeberg Diolok-olok di Twitter
Twitter menjadi tempat di mana pengguna menyampaikan keluhan mereka, sindiran, hingga meme kocak yang menampilkan foto pendiri Facebook.
TRIBUNJATENG.COM - Layanan Facebook, Instagram, dan WhatsApp sempat mengalami gangguan selama kurang lebih 8 jam.
Persisnya sejak Senin (4/10/2021) malam pukul 22.00 WIB.
Para pengguna beralih ke media sosial lain saat ketiga layanan tersebut down.
Baca juga: Kekayaan Mark Zuckerberg Hilang Rp 87 Triliun Dalam 8 Jam Setelah Facebook Inc Down
Salah satu platform yang menjadi ramai seketika adalah Twitter.
Twitter menjadi tempat di mana pengguna menyampaikan keluhan mereka, sindiran, hingga meme kocak yang menampilkan foto pendiri Facebook yaitu Mark Zuckeberg.
Akun dengan handle @supposedly_ali misalnya, ia mengunggah sebuah meme Mark Zuckerberg yang seolah sedang memperbaiki kabel rusak berikut caption berbunyi "Mark Zuckerberg sedang memperbaiki WhatsApp, Instagram, dan Facebook".
Ada pula akun @wizzydeyforyou yang membagikan gambar meme seseorang yang tengah berbaring di tumpukan kabel dan menambahkan caption "Ini Mark Zuckerberg saat berada di markas besar WhatsApp".
Kemudian akun @AnushkaKohle juga membagikan twit berbunyi "Ini Mark zuckerberg dan para karyawannya" berikut meme yang menggambarkan empat orang yang sedang "menyembah" perangkat superkomputer.
Selain dalam bentuk gambar, beberapa pengguna juga membagikan twit berupa GIF yang mengekspresikan keluhan mereka.
Lalu ada juga yang mengunggah twit dengan potongan video dan sindiran lucu terhadap Facebook dkk.
Gangguan layanan Facebook dkk yang terjadi kali ini juga menyebabkan Mark Zuckerberg rugi besar.
Kerugiannya bahkan mencapai hampir 7 miliar dollar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Tak sedikit dari warganet, juga mengaku "senang" atas kerugian besar yang dialami oleh Mark Zuckerberg akibat ketiga layanannya down sejak kemarin.
WhatsApp, Facebook, Instagram sempat down 8 jam
Sebelumnya, Whatsapp, Instagram, dan Facebook dilaporkan down di sejumlah negara.