Breaking News:

Berita Video

Video KAI Daop 4 Semarang Operasikan Lagi Tiga KA Kaligung

Hari pertama pengoperasian kembali kereta api lokal aglomerasi di wilayah daerah operasional 4 belum terlihat lonjakan penumpang yang signifikan.

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Berikut ini video KAI Daop 4 Semarang operasikan lagi tiga KA Kaligung.

Hari pertama pengoperasian kembali kereta api lokal aglomerasi di wilayah daerah operasional 4 belum terlihat lonjakan penumpang yang signifikan, Senin (4/10/2021)

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 4 Semarang mengoperasikan tiga KA aglomerasi yang kembali diaktifkan yaitu KA Kaligung dengan relasi Cirebon Prujakan - Semarang Poncol PP, Brebes - Semarang Poncol PP dan Tegal - Semarang Poncol PP. 

Kemudian  Kereta Api akan melintas dari Daop lain yaitu KA Kamandaka relasi Purwokerto - Semarang Poncol PP dan KA Joglosemarkerto relasi Purwokerto - Solo Balapan PP dan Solo Balapan - Purwokerto - Tegal - Semarang Poncol - Solo Balapan.

Pantauan Tribunjateng.com di hari pertama pengaktifkan kembali KA lokal aglomerasi di stasiun Poncol,  belum tampak peningkatan penumpang yang  naik maupun turun. Namun demikian masyarakat telah mulai antusias menggunakan ka lokal aglomerasi.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan keterisian kereta api lokal aglomerasi produk PT KAI Daop 4 Semarang, Kereta Kaligung mencapai  360 penumpang.

Secara persentase baru mencapai 22 persen dari 70 persen tempat duduk kereta api yang diizinkan pemerintah untuk difungsikan selama beroperasi dimasa pandemi corona.

"Hari pertama pengguna KA lokal aglomerasi sudah sangat antusias. Terbukti penumpang naik maupun turun sudah sangat banyak," jelas pria akrab disapa Krisbi.

KA Kaligung dengan relasi Cirebon Prujakan - Semarang Poncol PP (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)
Menurut Krisbi, pesyaratan untuk menggunakan KA lokal aglomerasi sangat mudah. Penumpang cukup menunjukkan kartu vaksin baik melalui aplikasi peduli lindungi maupun kartu telah dicetak.

"Kartu vaksin itu nanti akan ditunjukkan dan diperiksa petugas di boarding pass," ujarnya.

Krisbi mengatakan ka lokal aglomerasi tidak perlu lagi menunjukkan bukti PCR maupun rapid tes antigen. Namun persyaratan masih berlaku untuk perjalanan menggunakan ka jarak jauh.

"KAI sebagai operator sudah mendapat izin mengoperasikan ka aglomerasi lokal. Faktor diizinkan karena Kota Semarang maupun tujuan ka lokal aglomerasi PPKM sudah memasuki level 2," jelasnya.

Ia mengatakan berdasarkan Surat Edaran Menteri Perhubungan masih belum mengizinkan anak usia di bawah 12 tahun berpergian menggunakan kereta api.

"Hal ini berlaku untuk semua kereta api baik lokal maupun jarak jauh," ujar dia. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE:

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved