Dongeng Selimut Kunang-Kunang, Cerita Pengantar Tidur Anak
dongeng Selimut Kunang-kunang, Dongeng Pengantar Tidur untuk anak. Rus, anak laki-laki berumur delapan tahun yang nakal, sangat jahil dan banyak ting
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
“Kalian tidak akan bisa meninggalkan tempat ini!" tiba-tiba Raja Penyihir Umbu datang dengan suara marah.
Wajahnya yang tampan menjadi merah. Dia bersiap menyihir Rus.
Tiba-tiba Lilip melihat kalung bola kristal menyembul di dada Raja Penyihir Umbu.
Lilip segera menyambar bola kristal itu dan membantingnya sampai pecah. Itu adalah kelemahan Raja Penyihir Umbu.
Rus segera menyelubungi tubuhnya dan Puteri Marya dengan Selimut Kunang-kunang.
Tubuh mereka berubah menjadi cahaya. Tapi Raja Penyihir Umbu berhasil menarik ujung Selimut Kunangkunang. Rus menyentaknya.
Krreekk! Terdengar bunyi sobek.
Tapi Rus berhasil lepas dan melesat ke langit bebas bersama Puteri Marya.
Sihir Raja Penyihir Umbu punah. Dia tidak berdaya lagi. Orang-orang yang disihimya menjadi bunga berubah kembali menjadi manusia.
Penduduk negeri menyambut gembira kembalinya Puteri Marya. Raja mengadakan pesta untuk Rus dan Lilip.
"Anak nakal, kalian harus tetap mendapat hukuman dariku. Mengambil selimut kunang-kunang tanpa izin.
Kalian harus membantuku menambal pakaian dan memasang kancing selama sebulan penuh!" omel Peri Kunang Penjahit.
Rus dan Lilip hanya bisa tersenyum kecut. Hmm, dengan sibuk bekerja, mudah-mudahan Rus tidak sempat berbuatjahil lagi.
Cerita oleh: Palris Jaya Ipal
Artikel ini telah tayang di bobo.grid.id dengan judul Dongeng Anak: Selimut Kunang-kunang
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dongeng-selimut-kunang-kunang-cerita-pengantar-tidur-anak.jpg)