Breaking News:

Berita Jateng

DPRD Jateng Minta Pemprov Genjot Vaksinasi di 12 Daerah yang Naik Level PPKM

Ketua Fraksi PKS DPRD Jateng meminta Pemprov Jawa Tengah untuk fokus penanganan Covid-19 ke 12 daerah di Jateng yang naik dari level 2 ke level 3 PPKM

Penulis: m zaenal arifin | Editor: muslimah
Dok Fraksi PKS DPRD Jateng
Ketua Fraksi PKS DPRD Jateng, Arifin Mustofa. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Fraksi PKS DPRD Jateng, Arifin Mustofa meminta Pemprov Jawa Tengah untuk fokus penanganan Covid-19 ke 12 daerah di Jateng yang naik dari level 2 ke level 3 PPKM.

Arifin Mustofa mengatakan, salah satu penanganan yang bisa dilakukan adalah dengan menggenjot vaksinasi atau memperbanyak sentra vaksin di daerah tersebut.

Menurutnya, vaksinasi menjadi penting karena hal tersebut menjadi indikator leveling di PPKM. Dan ia menilai sejauh ini program vaksin cukup mampu menekan angka Covid-19 di Jawa tengah.

"Sehingga Pemprov Jateng harus memperluas jangkauan vaksinasi di daerah-daerah yang naik level tersebut," kata Anggota Komisi D DPRD Jateng itu, Kamis (7/10/2021).

Sebagaimana dalam pengumuman perpanjangan PPKM, 12 daerah di Jawa Tengah naik dari level 2 ke level 3 PPKM.

Yaitu Temanggung, Rembang, Pemalang, Pati, Kudus, Kota Pekalongan, Banjarnegara, Pekalongan, Jepara, Grobogan, Blora dan Batang.

Selain itu, Arifin tetap mengapresiasi kinerja pemprov serta pemda-pemda yang berhasil menurunkan daerahnya dari level 3 ke level 2 PPKM di antaranya Wonogiri, Sukoharjo, Sragen, Surakarta, Klaten, Karanganyar, dan Boyolali.

Ia pun meminta kepada daerah-daerah tersebut untuk tidak mengendorkan vaksinasi, serta penanganan Covid-19.

"Secara umum angka kasus Covid-19 di Jateng terus menurun, tapi kita jangan lengah. Jangan kendorkan penanganan Covid-19, tetap lakukan vaksinasi. Harapan kita bersama Jawa Tengah bebas sepenuhnya dari Covid-19," harapnya.

Kasus COVID-19 di Jawa Tengah sendiri terus mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Pemprov Jawa Tengah, sampai dengan Agustus lalu, angka positifity rate Jateng turun dari 31,15 persen pada minggu ke-30 menjadi 26,07 pada minggu ke-31. Sementara dari sisi bed occupancy rate, terjadi penurunan baik di ICU maupun isolasi. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved