Tribunjateng Hari ini
Tanggapi Demo Mahasiswa, Qodari Pastikan MBG Jalan Terus
Ribuan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam gerakan Banyumas Raya Marah berdemo di depan kantor bupati, Sabtu (13/6).
Penulis: Achiar M Permana | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, BANYUMAS – Ribuan mahasiswa dan warga yang tergabung dalam gerakan Banyumas Raya Marah berdemo di depan kantor bupati, Sabtu (13/6/2026).
Demo tersebut diwarnai aksi saling dorong dan bakar ban.
Massa menyerukan agar Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri dari jabatannya.
Massa yang tiba di kawasan Alun-alun Purwokerto sekitar pukul 15.46 membawa berbagai spanduk bernada kritik terhadap pemerintah.
Para pendemo juga menyerukan penolakan terhadap rencana pembentukan Batalyon Teritorial Pembangunan di Banyumas.
Mereka merangsek masuk dan meminta ruang dialog dengan anggota DPRD untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.
Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Yoga Dwi Yuwono mengatakan, kondisi masyarakat saat ini semakin tertekan akibat kenaikan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
Menurutnya, berbagai persoalan ekonomi yang dirasakan masyarakat harus menjadi perhatian serius pemerintah.
"Rakyat hari ini sangat sengsara. Bahan pokok naik, apalagi BBM hari ini naik," kata Yoga saat berorasi.
Dia menyatakan, masyarakat Banyumas tidak boleh bersikap pasif terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tingkat nasional maupun daerah.
"Apabila hari ini di Banyumas diam, maka kita akan seperti Papua-Papua lainnya. Maka dari itu kawan-kawan Banyumas Raya menolak diam atas rezim yang sangat fasis," ujarnya.
Yoga juga menyoroti masih adanya wilayah di Banyumas yang menurutnya belum mendapatkan akses pembangunan secara merata.
"Di Banyumas masih banyak yang terisolir," katanya.
Dalam aksi tersebut, massa membawa lima tuntutan utama yang menjadi sikap politik gerakan Banyumas Raya Marah.
Tuntutan pertama yakni menghentikan kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai berdampak pada pelayanan publik serta menghentikan berbagai bentuk pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
demo mahasiswa ricuh
Demo Mahasiswa di Jakarta
Kondisi Terkini Demo Mahasiswa
Tribunjateng.com
Muh Radlis
| Ingin Mobil Ambulans Tampil Lebih Ramah, Komunitas Kitty Group Hias dengan Stiker Kartun |
|
|---|
| Yustina Kusmanti Bisnis Ikan dari Klaten, Tiap Sepuluh Hari Bisa Kirim 15 Ton Ikan Nila ke Papua |
|
|---|
| Dua Perempuan Ditemukan Tewas di Banyumas, Polisi Tangkap Cucu dari Korban yang Ditemukan di Sumur |
|
|---|
| Bantah terkait Korupsi MBG, Ketua DPRD Jateng Ngaku Tak Kenal Sony Sonjaya |
|
|---|
| Musthofa Tunaikan Nazar Jalan Kaki dari Donohudan ke Suruh Sepulang Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/Tribun-Jateng-Hari-Ini-Minggu-14-Juni-2026.jpg)