Breaking News:

Berita Pekalongan

Forkompinda Kota Pekalongan Sepakat Pembangunan Pengendali Banjir dan Rob, Anggaran Rp 1,24 Triliun

Di Kota Pekalongan banjir terjadi akibat oleh curah hujan tinggi, juga akibat naiknya air laut ke daratan (rob).

Kominfo Kota Pekalongan
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat memberikan sambutan di acara sosialisasi kepada tokoh masyarakat terkait rencana pembangunan pengendali banjir dan rob sistem Kali Lodji-Banger di rumah dinas Wali Kota Pekalongan.  

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemkot Pekalongan saat ini masih serius menangani permasalahan banjir yang terjadi setiap tahunnya.

Di Kota Pekalongan banjir terjadi akibat oleh curah hujan tinggi, juga akibat naiknya air laut ke daratan (rob).

Selain perubahan iklim yang menyebabkan muka air laut naik, terjadinya penurunan muka tanah (land subsidence) ditengarai menjadi penyebab rob terjadi kian parah.

Oleh karena itu, penanganan banjir dan rob di Kota Pekalongan terus dikoordinasikan oleh pemangku kepentingan, baik pemerintah pusat, provinsi, DPRD, Forkopimda hingga warga Kota Pekalongan yang terdampak banjir dan rob.

Untuk menghasilkan program yang komprehensif, seluruh pihak harus bersama-sama mengawal dan menyeriusi upaya pembangunan penanganan banjir dan rob tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat sosialisasi kepada tokoh masyarakat terkait rencana pembangunan pengendali banjir dan rob sistem Kali Lodji-Banger.

Aaf panggilan akrabnya Wali Kota Pekalongan mengatakan, Kementerian PUPR melalui BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Pemali Juana akan membantu penanganan banjir rob di Kota Pekalongan, dengan menggelontor anggaran Rp 1,24 Triliun.

Proyek tersebut akan dikerjakan tahun ini hingga 2023.

"Penanganan banjir dan rob ini menjadi harapan besar bagi masyarakat Kota Pekalongan, khususnya warga yang tinggal di wilayah Kecamatan Pekalongan Utara yang terdampak banjir dan rob selama hampir 12 tahun ini."

"Alhamdulillah anggaran dari Pemerintah Pusat sudah turun sebesar 1,24 Triliun untuk penanganan banjir dan rob di Kota Pekalongan, kontrak kerja sudah ditandatangani sehingga proses pekerjaan fisik sudah bisa dimulai," kata Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (7/9/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved