Breaking News:

Guru Berkarya

Mudahnya Menghitung Bilangan Cacah dengan Kartu Bilangan

Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, mulai dari SD hingga perguruan tinggi.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Eni Surini SPd, Guru SDN Baturejo 03 Kabupaten Pati 

Oleh: Eni Surini SPd, Guru SDN Baturejo 03 Kabupaten Pati

MATEMATIKA merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, mulai dari SD hingga perguruan tinggi. Menurut Soedjadi (1999: 138), matematika adalah salah satu ilmu dasar, baik aspek terapannya maupun aspek penalarannya mempunyai peranan yang penting dalam upaya menguasai ilmu dan teknologi.

Meski merupakan mata pelajaran yang penting, masih banyak siswa yang menganggap bahwa matematika itu sulit dan membosankan, bahkan menakutkan. Kondisi kesulitan siswa belajar matematika dialami oleh kelas II di SDN Baturejo 03 pada materi operasi hitung bilangan cacah.

Pembelajaran matematika yang dilakukan dianggap oleh siswa sebagai aktivitas yang membosankan dan tidak menyenangkan. Guru mentransfer ilmu menggunakan metode ceramah, yaitu guru menjelaskan materi dan siswa mendengarkan lalu mencatat materi.

Interaksi yang terjadi hanya bersifat satu arah, sehingga keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran kurang. Hal tersebut mengakibatkan siswa tidak termotivasi, tidak fokus, dan akhirnya siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi.

Permasalahan di atas perlu mendapat perhatian. Guru memiliki peran yang sangat penting untuk lebih kreatif dan menarik dalam menyampaikan materi belajar.

Upaya yang dapat dilakukan guru guna meningkatkan pemahaman siswa adalah dengan menggunakan media belajar yang inovatif. Sadiman (2002: 6) berpendapat bahwa media adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.

Salah satu media belajar yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah media kartu bilangan. Kartu bilangan merupakan media visual matematika sekolah dasar yang dapat digunakan dalam pembelajaran operasi hitung bilangan, termasuk billangan cacah.

Kartu bilangan kertas tebal berbentuk persegi panjang dengan dua warna berbeda. Perbedaan warna ini menjadi penanda bilangan positif dan bilangan negatif.

Penggunaan media kartu bilangan terbilang mudah bagi siswa. Kartu cukup disusun berpasangan atas bawah seperti perhitungan bersusun.

Untuk implementasinya, siswa tetapkan terlebih dahulu warna kertas untuk kartu positif dan warna kertas untuk kartu negatif. Kemudian, definisikan bilangan pertama menggunakan kartu.

Tambahkan kartu sebagai bilangan yang kedua. Susunan kartu-kartu terakhir akan menunjukkan hasil penjumlahan bilangan tersebut.

Dengan mengimplementasikan media kartu bilangan pada kelas II SDN Baturejo 03, tingkat pemahaman siswa dalam mempelajari materi operasi hitung bilangan cacah mengalami peningkatan. Melalui media kartu bilangan ini, konsep operasi hitung bilangan cacah yang tadinya bersifat abstrak dapat disajikan secara terstruktur dan terurut, serta tidak terlalu bersifat verbalistis.

Hal tersebut dapat menjadikan siswa memahami materi dengan lebih mudah. Selain itu, kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik karena siswa juga beraktivitas sesuai dengan kemampuan dan kreativitasnya dalam memecahkan persoalan yang disajikan. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved