Breaking News:

Kendal Beribadat

Para Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan Ekspor yang Digelar Pemkab Kendal dan LPEI

Kegiatan tersebut menghadirkan Sumhaji ekportir dari Malang, dan diikuti oleh 50 para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah di Kabupaten Kendal.

Editor: abduh imanulhaq
PEMKAB KENDAL
Pelatihan ekspor bagi para pelaku Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Kendal 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Lembaga Pelayanan Ekspor Indonesia (LPEI) kembali menggelar pelatihan ekspor bagi para pelaku UMKM, Rabu (6/5/2021), di Pendopo Tumenggung Bahurekso.

Acara itu dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kendal Drs. Kuncahyadi beserta jajarannya, Roedi Soedjoko selaku Eksekutif Jasa Konsultasi LPEI, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kendal terkait.

Hadir narasumber Sumhaji eksportir dari Malang yang diikuti peserta 50 pelaku UMKM di Kabupaten Kendal.

Roedi Soedjoko Eksekutif Jasa Konsultasi LPEI menjelaskan produk LPEI ini meliputi Pembiayaan, Penjaminan, Asuransi, dan Jasa Konsultasi yang bertujuan mendorong ekspor nasional.

“Kami mendorong dan terus memotivasi UMKM di Kabupaten Kendal agar dapat melakukan ekspor. Kemudian membantu mempromosikan dan mencari bayer beserta logistiknya sehingga sinergi kerjasama yang dilakukan LPEI dan Pemkab Kendal bisa lebih semangat. Kemudian tujuan menciptakan ekspor nasional bisa berhasil baik,” ujar Roedi Soedjoko.

Kepala Disperinkop dan UKM Kendal, Drs. Kuncahyadi menjelaskan tujuan kegiatan dalam rangka meningkatkan ekspor nasional dan meningkatkan jumlah eksportir baru, khususnya di Kendal.

Kemudian memberikan pengetahuan praktis bagi para pelaku UMKM tentang bagaimana mempersiapkan atau memulai kegiatan ekspor.

"Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini untuk memberikan pengetahuan tentang cara memulai ekspor, proses kegiatan ekspor, informasi peluang pasar dan membuka jajaring dengan pelaku usaha lain untuk tujuan ekspor," tambah Kuncahyadi.

Pelatihan ini merupakan tahap yang kedua, sebelumnya peserta diberi pelatihan melalui daring.

Pelatihan dengan pertemuan secara langsung digelar 2 hari hingga 7 Oktober dengan mematuhi protokol kesehatan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved