Senin, 20 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Barcelona

Pep Guardiola Larang Lionel Messi Bercinta Tengah Malam agar Tampil Prima di Barcelona

Aturan dan larangan bercinta tegah lama yang diterapkan Guardiola tak hanya berlaku kepada Messi seorang.

(LLUIS GENE/AFP)
Lionel Messi, saat masih bermain di Barcelona, menendang bola dalam duel Liga Spanyol 2020-2021 menghadapi Huesca di Stadion Camp Nou pada 15 Maret 2021. 

TRIBUNJATENG.COM - Pelatih Pep Guardiola punya kiat anti mainstream dalam memoles Lionel Messi agar tampil gemilang saat masih membela Barcelona.

Pep Guardiola memberikan pantangan kepada Lionel Messi.

Yakni larangan bagi La Pulga untuk bercinta di tengah malam.

Baca juga: Messi Total Bertukar Jersey, Ronaldo Menerima, Begini Alasannya

Guardiola dan Lionel Messi mengalami era yang sangat gemilang tatkala bahu-membahu sebagai pelatih dan pemain di Barcelona.

Dalam kurun waktu empat musim ditangani Guardiola, Lionel Messi mengemas tiga gelar LaLiga Liga Spanyol dan dua Liga Champions.

Pep Guardiola
Pep Guardiola (kompas.com)

Lionel Messi juga membubuhkan terohen gol demi gol. Tercatat, La Pulga mengemas 211 lesakan dari 219 pertandingan bersama pelatih yang kini menangani Manchester City itu.

Tak berhenti sampai di situ. Tiga dari enam raihan Ballon d'Or diraih Lionel Messi saat dirinya masih ditangani Pep Guardiola.

Bocoran mengenai larangan bercinta Lional Messi sebelum tengah malam diungkapkan oleh Samir Nasri.

Menurut Nasri, Guardiola membuat aturan 'aneh' ini bertujuan untuk memulihkan otot La Pulga.

"Baginya, aktivitas seksual para pemainnya harus dilakukan sebelum tengah malam untuk mendapatkan tidur malam yang baik – bahkan jika mereka bebas besok,” terang Nasri, dikutip dari laman Daily Star.

 
“Dia (Guardiola) mengatakan bahwa dia menempatkan aturan ini pada Messi dan ototnya membaik sejak itu."

"Meski demikian, aturan dan larangan bercinta tegah lama yang diterapkan Guardiola tak hanya berlaku kepada Messi seorang.

Akan tetapi juga diberlakukan saat Guardiola menangani Robert Lewandowski di Bayern Munchen.

“Dia memberi tahu kami bahwa ini adalah bagaimana dia berhasil mengeluarkan yang terbaik dari (Robert) Lewandowski juga dan bagi mereka untuk menghindari jumlah maksimum cedera otot.

Lewat kacamata Nasri, Guardiola bukan pelatih yang keras dan memberikan tekanan kepada pemain

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved