Berita Semarang
Bank Indonesia Jateng Bantu 250 Tabung Oksigen untuk Rumah Sakit di Semarang
Kantor Perwakilan BI Provinsi Jateng berikan 250 tabung oksigen untuk rumah sakit.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: sujarwo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah memberikan 250 tabung oksigen untuk rumah sakit di Kota Semarang. Rumah sakit penerima bantuan tersebut yakni RSUP Dr Kariadi sebanyak 100 tabung, Elisabeth 60 tabung, William booth 50 tabung, dan Hermina sebanyak 40 tabung.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kepala KPwBI Jateng, Pribadi Santoso kepada masing-masing perwakilan rumah sakit di gedung KPwBI Jateng, Jumat (8/10/2021).
Pribadi menyatakan, bantuan kepada rumah sakit berupa tabung oksigen ini sebagai wujud dukungan BI Jateng terhadap penanganan pandemi Covid-19.
Menurut Pribadi, adanya kasus Covid-19 yang terhitung tinggi beberapa waktu lalu khususnya di Kota Semarang, membuat seluruh pihak harus tetap berjaga-jaga terutama pada ketersediaan tabung oksigen ini.
"Sebagaimana diketahui, dari bulan Juni -Agustus lalu kasus sempat tinggi dan kita mengalami kekurangan oksigen. Oleh karena itu, kami ingin turut berpartisipasi mendukung layanan rumah sakit untuk penanganan pandemi Covid-19 ini dengan memberikan bantuan berupa tabung oksigen.
Harapan kami dengan adanya ketersediaan oksigen akan membantu pelayanan yang baik, khususnya masyarakat Kota Semarang," ujar Pribadi usai penyerahan secara simbolis.
Adapun terkait pemilihan empat rumah sakit ini, Pribadi melanjutkan, sebab merupakan rumah sakit yang banyak membutuhkan tabung oksigen saat terjadi lonjakan kasus beberapa waktu lalu. Sehingga khusus di Kota Semarang, bantuan diutamakan untuk rumah sakit yang dirasa paling membutuhkan tersebut.
"Bantuan ini kami berikan juga melihat bahwa bidang kesehatan ini tidak berdiri sendiri, namun ada kaitannya dengan perekonomian, kemiskinan, dan kesejahteraan. Jadi kalau pandemi ini bisa ditangani dengan baik didukung dengan percepatan vaksinasi, dan rumah sakit bisa memberikan layanan dengan baik, semua akan kembali pulih," tambahnya.
Perwakilan RSUP Dr Kariadi Semarang, Dodik Tugasworo Pramukarso yang menjabat sebagai Director of Human Resource, Education and Research menyatakan, bantuan tabung oksigen ini akan membantu rumah sakit terutama RSUP dr Kariadi Semarang dalam melayani pasien. Terlebih saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, menurutnya pihak rumah harus tetap berjaga-jaga apabila kembali terjadi lonjakan kasus.
"Saya rasa apa yang kita lihat hari ini bahwa BI memberikan (tabung oksigen) kepada beberapa rumah di Semarang termasuk RSUP Dr Kariadi ini baik sekali dan membantu. Ini tidak kita harapkan, tapi apabila nanti terjadi ledakan lagi insya Allah rumah sakit tidak direpotkan lagi dengan oksigen seperti pada kejadian lalu," ujar Dodik.
Terkait kebutuhan oksigen di RSUP Dr Kariadi, ia meneruskan, ketersediaan sejauh ini terhitung masih mencukupi.
Ia menyebutkan, RSUP Dr Kariadi memiliki tabung oksigen dengan kapasitas 8.000 liter yang setiap harinya dilakukan pengisian sebanyak dua kali.
"Ini juga ditambah, jadi kami punya dua tabung cukup besar selain juga tentunya tabung-tabung BI berikan dan tabung kecil-kecil untuk transport, kami punya cukup lumayan," ungkapnya.
Sementara Dodik menambahkan, pasien Covid-19 di RSUP Dr Kariadi sekarang ini terhitung sudah menyusut drastis.
Sampai hari ini, disebutkan pasien Covid-19 di RSUP Dr Kariadi terhitung hanya 11 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/penyerahan-tabung-oksigen.jpg)