Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Newcastle United Diakuisisi Konsorsium Arab Saudi Dikritik Tunangan Khashoggi

Pembelian klub Premier League atau Liga Primer Inggris, Newcastle United, oleh konsorsium Arab Saudi mendapat kritikan dari tunangan mendiang Jamal Kh

Tayang:
Editor: m nur huda
AP PHOTO/SCOTT HEPPELL
Suporter merayakan saat Newcastle United dibeli oleh PIF (Public Investment Fund), konsorsium Arab Saudi. Newcastle dibeli PIF pada Kamis (7/10/2021), di tengah isu pelanggaran HAM oleh Pangeran Mohammed bin Salman yang mengetuai badan tersebut. 

TRIBUNJATENG.COM, LONDON – Pembelian klub Premier League atau Liga Primer Inggris, Newcastle United, oleh konsorsium Arab Saudi mendapat kritikan dari tunangan mendiang Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz.

Jamal Khashoggi adalah jurnalis cum kolumnis The Washington Post yang dibunuh dan dimutilasi di dalam Gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, pada 2018.

Hatice Cengiz menuding, klub sepak bola tersebut hanya memikirkan uang.

Pengambilalihan Newcastle United oleh konsorsium Arab Saudi juga terasa memilukan baginya.

“Sepertinya mereka (penggemar Newcastle) tidak peduli dengan apa yang terjadi pada Jamal, mereka hanya peduli dengan masa depan finansial,” kata Cengiz kepadaBBC.

Cengiz menambahkan, dia ingin mengingatkan bahwa ada sesuatu yang lebih penting daripada uang sebagaimana dilansir AFP, Sabtu (9/10/2021).

“Anda harus mengirim pesan kepada mereka bahwa mereka tidak dapat membeli tim Inggris karena kejahatan ini,” imbuh Cengiz.

Konsorsium Arab Saudi yang mengakuisisi kepemilikian Newcastle United itu melibatkan Public Investment Fund atau Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi, PCP Capital Partners, dan Reuben Brothers.

Proses akuisisi Newcastle United tersebut mendapat dukungan dari Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman setelah sempat terhenti pada tahun lalu.

Melansir situs resmi PIF, dana investasi publik tersebut dipimpin sekaligus dibimbing oleh Mohammed bin Salman.

Di sisi lain, badan-badan intelijen Barat menuding Mohammed bin Salman adalah orang yang merestui pembunuhan Khashoggi.

Arab Saudi pada gilirannya dengan keras menolak laporan-laporan yang menyebut keterlibatan sang pangeran dalam pembunuhan Khashoggi.

Sementara itu, Inggris, pengekspor senjata utama ke Arab Saudi, menjatuhkan sanksi kepada 20 warga Arab Saudi yang dicurigai terlibat dalam pembunuhan Khashoggi.

Tunangan mendiang Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz.
Tunangan mendiang Jamal Khashoggi, Hatice Cengiz. (AFP / CHIP SOMODEVILLA)

Merehabilitasi citra

Kedatangan uang Arab Saudi di Newcastle United juga telah mendapat peringatan dari sejumlah ahli dan kelompok hak asasi manusia.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved