Breaking News:

Air Baku

Bupati Kendal Dico Minta Pengelolaan Air Baku oleh BUMD

Capaian pembangunan infrastruktur penunjang ketersediaan air baku dari Sungai Blorong Kendal mencapai 85 persen.

Penulis: Saiful Ma'sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Sejumlah alat berat dikerahkan dalam pembangunan bendung karet Sungai Bodri Kendal, Kamis (14/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Capaian pembangunan infrastruktur penunjang ketersediaan air baku dari Sungai Blorong Kendal mencapai 85 persen.

Meliputi pembangunan bendung karet di wilayah Kecamatan Brangsong, dan pembangunan instalasi pipa menuju kawasan industri Kendal (KIK).

Capaian itu mempertegas rencana Pemerintah Kabupaten Kendal dalam menyediakan suplai air baku untuk perusahaan-perusahaan di KIK. 

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, capaian pembangunan saat ini diharapkan suplai air baku bisa dilakukan pada akhir 2021. 

Dico berharap dalam pengelolaannya dapat dihibahkan kepada badan usaha milik daerah (BUMD) yakni Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirto Panguripan Kendal.

"Tentu ini perlu komunikasi lebih lanjut antara PDAM Provinsi dengan Kabupaten Kendal," terangnya, Kamis (14/10/2021).

Harapan bupati sudah disampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana beberapa hari lalu.

Dico juga berharap, pembangunan infrastruktur sumber daya alam ini mempunyai nilai seni tambahan untuk mendongkrak potensi destinasi wisata.

Sehingga, bendung karet yang dibangun dengan menelan anggaran ratusan miliar rupiah ini bisa memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha.

Dengan cara membangun spot-spot wisata yang bisa dikunjungi masyarakat untuk menikmati pemandangan alam di sekitar bendungan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved