Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Air Baku

Bupati Kendal Dico Minta Pengelolaan Air Baku oleh BUMD

Capaian pembangunan infrastruktur penunjang ketersediaan air baku dari Sungai Blorong Kendal mencapai 85 persen.

Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Saiful Masum
Sejumlah alat berat dikerahkan dalam pembangunan bendung karet Sungai Bodri Kendal, Kamis (14/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Capaian pembangunan infrastruktur penunjang ketersediaan air baku dari Sungai Blorong Kendal mencapai 85 persen.

Meliputi pembangunan bendung karet di wilayah Kecamatan Brangsong, dan pembangunan instalasi pipa menuju kawasan industri Kendal (KIK).

Capaian itu mempertegas rencana Pemerintah Kabupaten Kendal dalam menyediakan suplai air baku untuk perusahaan-perusahaan di KIK. 

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengatakan, capaian pembangunan saat ini diharapkan suplai air baku bisa dilakukan pada akhir 2021. 

Dico berharap dalam pengelolaannya dapat dihibahkan kepada badan usaha milik daerah (BUMD) yakni Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirto Panguripan Kendal.

"Tentu ini perlu komunikasi lebih lanjut antara PDAM Provinsi dengan Kabupaten Kendal," terangnya, Kamis (14/10/2021).

Harapan bupati sudah disampaikan kepada Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana beberapa hari lalu.

Dico juga berharap, pembangunan infrastruktur sumber daya alam ini mempunyai nilai seni tambahan untuk mendongkrak potensi destinasi wisata.

Sehingga, bendung karet yang dibangun dengan menelan anggaran ratusan miliar rupiah ini bisa memberikan nilai tambah bagi para pelaku usaha.

Dengan cara membangun spot-spot wisata yang bisa dikunjungi masyarakat untuk menikmati pemandangan alam di sekitar bendungan. 

"Rencana akan dibangun landmark di samping lokasi bendung. Bisa diintegrasikan dengan wisata danau atau sport tourism seperti dayung atau canoe," tuturnya. 

Dengan konsep ini, Dico optimis akan memberikan dampak positif yang panjang untuk masyarakat sekitar.

Khususnya dalam hal peningkatan roda perekonomian penduduk. 

"Jadi nanti tidak hanya sebagai bentuk penanganan banjir, tetapi juga sebagai DTW baru untuk mendorong UMKM sekitar," harapnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sugiono menambahkan, pembangunan bendung karet dan infrastruktur penunjang suplai air baku ditarget selesai pada Desember mendatang. 

Selain itu, sejumlah pembangunan pendukung seperti pemasangan tiang pancang sebagai penguat tanggul mulai dikerjakan di beberapa titik Sungai Blorong.

Dengan harapan bisa meminimalisir potensi terjadinya banjir yang disebabkan tanggul tidak bisa menahan derasnya arus sungai saat puncak musim hujan tiba.

"Ditarget Desember ini sudah selesai dan segera bisa digunakan," terangnya. (Sam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved