Berita Regional
Anggota Polisi Dikeroyok Gerombolan Pemuda Mabuk, Berawal dari Teguran
Seorang anggota polisi di Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi korban pengeroyokan. Perstiwa itu bermula saat korban menegur sekelompok pemuda
Karena tidak terima ditegur, salah seorang dari kelompok anak muda tersebut mengambil sebuah batu yang berada di sekitar lokasi.
Dia langsung memukul korban sebanyak tiga kali.
Dua kali mengenai kepala sebelah kiri korban dan sekali mengenai punggung korban.
Melihat kejadian itu, warga berdatangan dan sebagian pemuda berhasil di amankan masyarakat setempat.
Terkait hal itu, Kapolres Dompu melalui Kapolsek Manggalewa Iptu Abdul Malik membenarkan peristiwa tersebut.
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka robek di kepala dan dijahit sebanyak 8 jahitan.
Serta bengkak dan memar akibat pukulan batu.
Begitu mendapat laporan dari masyarakat terkait peristiwa tersebut, dia memerintahkan anggotanya menuju lokasi dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku pengeroyokan.
Kedua pelaku tersebut sempat dihajar massa di lokasi.
Saat diamankan keduanya sempat melakukan perlawanan terhadap petugas.
Bahkan mencoba melarikan diri, tetapi berhasil tangkap kembali.
Kemudian keduanya dibawa ke markas Polres Dompu.
”Terkait dua pelaku yang masih buron, kami akan tetap melakukan pengejaran,” tutupnya.
Pukul 18.10 Wita, Kapolsek Manggelewa Iptu Abdul Malik di TKP melakukan penggalangan terhadap tokoh masyarakat dan keluarga korban.
Selain itu, Kapolsek langsung memerintahkan Anggota Polsek Manggelewa mencari dan mengamankan pelaku lain yang melarikan diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/polisi-berinisial-s-menjadi-korban-pengeroyokan.jpg)