Berit Semarang

Pemuda Sayung Demak Terpergok Bobol Kotak Amal Masjid, Mengaku Baru 2 Kali Beraksi

Sejumlah Masjid di Kota Semarang pernah disatroni oleh pelaku. Ketika Masjid terkunci rapat pelaku urungkan niatnya. 

Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda

Ternyata dari beberapa bukti CCTV yang ada, pelaku pernah melakukan aksi kejahatan serupa di beberapa tempat.

Di antaranya pelaku pernah membobol kotak amal di sebuah musala di Pati.

Beraksi di Pudak Payung, Banyumanik, sebanyak satu kali menyasar Masjid.

Mencuri dua kali di Wilayah Semarang Utara sebanyak dua kali masing-masing di Masjid dan Musala.

Selain itu, ia mengaku sudah beberapa kali melakukan percobaan pencurian tetapi gagal lantaran pintu Masjid atau Musala terkunci.

Setiap kali beraksi, pelaku mendapatkan uang sebesar Rp80 hingga Rp150 ribu per kotak amal. 

Aksi bobol kotak amal itu dilakukan pelaku di beberapa minggu terakhir. 

"Hanya itu saja," katanya.

Pelaku juga mengakui, selain bobol kotak amal, ia pernah beraksi di sebuah rumah makan di daerah Pudak Payung.

Di tempat itu, ia berhasil mencuri dua barang masing-masing Handphone dan Jam tangan.

Pelaku mengaku, uang hasil mencuri hanya digunakan untuk makan.

"Kangge dahar mawon (untuk makan saja)," akunya.

Sementara itu, Aiptu Agus menuturkan, setiap kali beraksi pelaku menggunakan beberapa modus seperti menjadi pengamen atau sales keliling.

Pelaku memang dikenal sebagai spesialis maling pembobol kotak amal Masjid. 

"Kami hanya memberikan pembinaan kepada pemuda tersebut di Polsek karena korban atau para takmir tidak menuntut apapun dan merelakan kejadian itu," ujarnya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (16/10/2021).\

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved