Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Banyumas

Bupati Husein Kenalkan Genteng dan Paving Berbahan Limbah Plastik, Dicek Kuat dan Lebih Murah

Produksi sampah plastik di Banyumas bisa mencapai 60 ton per hari.  Sebagian sampah plastik terutama plastik kresek dapat dipilah menjadi campuran.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: moh anhar

Harganya pun lebih murah dari genteng biasanya yaitu sekitar Rp 500 perbuah. 

Sementara genteng biasa dari bahan tanah liat harganya Rp 1.400 per buah. 

Genteng dari plastik ini bisa digunakan misalnya untuk gedung rusak dan keperluan pembangunan. 

Bupati bercerita awalnya genteng dari plastik itu mengapung ketika di air, tapi kita ubah dengan diberi rongga sehingga dapat tenggelam. 

"Untuk kekuatan dilindas truk tidak papa, apalagi dibanting. 

Panas juga tidak masalah sampai 70 derajat selama lima jam juga tidak meleleh," katanya. 

Untuk harga paving dari plastik dari sampah kira-kira dihargai Rp 45 ribu per meter persegi. 

Sementara genteng satu buah dihargai sekitar Rp 500 untuk satu genteng.  

Bupati mengatakan mesin pengolahan sampah plastik itu dibelinya dengan harga Rp 190 juta. 

Salah seorang pengusaha genteng di Ajibarang, Banyumas, Amin Nurohman (50) mengatakan sudah menjadi pengrajin genteng sejak 1997.

"Saya terkesan dengan inovasi ini, harga dan keuntungan belum dipastikan. 

Dengan model seperti ini diharapkan bisa dimanfaatkan, dan kita kesini ingin melihat seperti apa pembuatannya," terangnya. 

Baca juga: Prediksi Persija Jakarta Vs Arema FC BRI Liga 1 2021, H2H, Susunan Pemain dan Link Live Streaming

Baca juga: Nonton TV Online Ini Link Live Streaming PSM Makassar Vs Bali United BRI Liga 1 2021

Sementara itu Direktur PT Banyumas Investama Jaya, Aditya mengatakan nantinya BUMD Banyumas yang akan membeli produk genteng tersebut dari KSM-KSM. 

Barulah nanti BUMD yang akan menjualnya ke kontraktor-kontraktor. 

"Kalau ada tender kita yang jualan. 

Sehari Insya Allah bisa 500-700 paving dengan mesin itu bisa. Kedepan dengan mesin yang lebih besar diharapkan dapat memproduksi satu jam jamnya bisa 50 paving," katanya. (*) 

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved