Breaking News:

PSSI Jateng

Batalkan Sertifikat Wasit C2 Ilegal, Bakal Calon Wakil Ketua Asprov PSSI Jateng Malah Dihukum

Komisi Disiplin Asosiasi Provinsi PSSI Jateng secara mengejutkan menghukum instruktur wasit Hadi Suroso terkait dugaan jual beli sertifikat C2 wasit.

TRIBUN JATENG/FRANCISKUS ARIEL S
Hadi Suroso menunjukkan berkas bukti berupa surat-surat pencabutan sertifikat C2 dari PSSI Sumatera Selatan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Komisi Disiplin Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah secara mengejutkan menghukum instruktur wasit Hadi Suroso terkait dugaan jual beli sertifikat C2 wasit yang juga berencana mendaftarkan diri sebagai wakil ketua Asprov PSSI Jateng.

Hukuman tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Komite Disiplin Asprov PSSI Jateng nomor 01/KD-JATENG/X/2021 yang ditandatangani Ketua Komdis PSSI Jateng Yakub Adi Kristanto.

Surat yang dikeluarkan pada tanggal 15 Oktober 2021, menyebut larangan ikut serta dan terlibat dalam aktivitas sepakbola dalam dua bulan di lingkungan PSSI serta hukuman denda 100 juta rupiah. 

Baca juga: Meski Fokus Vaksin Covid-19, Bupati Demak Eisti Tak Ingin Imunisasi Rutin Lainnya Terabaikan

Baca juga: Abdul Rokhim Pengacara Muda Calonkan Diri Kandidat Ketua DPC Ikadin Demak

Selama denda belum dibayar, maka dilarang ikut serta dan terlibat dalam aktivitas sepakbola di lingkungan PSSI.

Hukuman dari Komite Disiplin Asprov PSSI Jateng ini dirasa janggal bagi Hadi. Pasalnya, tuduhan praktik jual beli sertifikat C2 untuk wasit di Palembang, Sumatera Selatan, akhir November 2019 silam ini tidak terbukti.

"Saya diberi hukuman, tapi tidak ada bukti atas tuduhan yang diarahkan ke saya," ucapnya kepada awak media termasuk tribunjateng.com, Senin (17/10/2021).

Dikatakan, Hadi yang saat itu menjadi Instruktur Kursus Wasit C2 di Palembang, mengaku justru menggagalkan praktik jual beli sertifkat.

Dia bercerita, ada tiga peserta asal Kabupaten Semarang yang mendaftar dan sudah bayar DP sebesar Rp2,5 juta.

"Peserta ini tidak ikut pelatihan, tapi keluar sertifikat C2 dari PSSI. Karena saya sebagai instruktur wasit, ya saya serahkan. Tapi beberapa waktu kemudian, saya minta ke PSSI untuk membuat surat pencabutan sertifikat tersebut. Uang DP juga dikembalikan semua," paparnya.

Pihak PSSI mengabulkan permintaan Hadi dengan mengeluarkan surat Pencabutan Sertifikat Kursus Wasit C2 dengan nomor 11/PSSI/SS/1/2020 tanggal 2 Januari 2020.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved