Donor Darah

PWNU Jateng Donor Darah Bareng Umat Lintas Agama

PWNU Jateng bareng perkumpulan umat lintas agama membuat aksi sosial donor darah.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
PWNU Jateng
Peserta mengikuti donor darah yang digelar PDNU Jawa Tengah dalam rangka meramaikan Hari Santri, Kamis (21/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG  - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, melalui Perhimpunan Dokter NU Jateng mengajak seluruh umat lintas agama dan keyakinan untuk mendonorkan darah dalam agenda donor darah menjelang peringatan Hari Santri Nasional (HSN).

Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama PWNU Jateng dengan Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI).

Agung Setyawan SE selaku ketua, berterimakasih atas terlaksananya kegiatan ini.

"Kami atas nama MUKI berterimakasih atas terlaksananya kegiatan ini. Kami berharap kedepan akan ada lagi kerjasama-kerjasama semacam ini agar kerukunan terjalin dengan baik," ucap Agung.

"Kami siap bersinergi dengan umat lintas agama untuk memberikan bakti pada negara, terutama di tengah-tengah pandemi," imbuhnya.

Agung berharap kedepan tidak ada lagi gesekan antar umat dan akan terus muncul kerjsama-kerjasama lain yang mengeratkan persaudaraan.

"Selain itu kami berharap agar kedepan hal-hal yang menimbulkan gesekan antar umat bisa diminimalisir," Ujarnya.

Rois Suriyah PWNU Jawa Tengah, KH. Ubaidillah Shadaqoh menjelaskan bahwa ide yang digagas oleh ketua PDNU Jateng, dr. Kelik Suhardiono merupakan ide bagus yang harus terus dilestarikan.

“Idenya bagus, masalah kemanusiaan ditangani Bersama-sama dengan lintas agama, jadi seluruh anak bangsa dari golongan dan keyakinan apapun berkewajiban menyuport kegiatan kemanusiaan,” ujar ulama yang biasa disapa Gus Ubaid tersebut, Kamis (21/10/2021).

“Saya terimakasih pada Dokter Kelik Suhardiono selaku ketua Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Jawa Tengah yang tanggap dengan kebutuhan darah saat ini,” tandasnya.

Pada kesempatan ini, Gus Ubaid menyerukan pada pemerintah untuk mendukung penuh kegiatan seperti ini agar seluruh masyarakat punya kesempata yang sama dalam membuktikan baktinya pada bangasa.

“Lalu untuk pemerintah wajib menyokong kegiatan seperti ini, jadi harus ada Kerjasama antara masyarakat dan pemerintah,” urainya.

Sementara itu, wakil ketua PDNU Jawa Tengah, dr. Muhammad Abdul hakam mengatakan peserta pada kegiatan tersebut cukup banyak dan mendatangkan peserta dari seluruh umat lintas agama yang diundang.

“Alhamdulillah ini kan dalam rangka harisantri mengadakan acara donor darah yang pesertanya dari lintas agama; ada Budha yang dibawa oleh Wali Umat Budha Indonesia (WALUBI), ada dari Pemuda Katolik, Kristen, Konghuchu, Hindu, Kristen, dan umat Islam sendiri,” ucap pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang.

Menjawab seruan Gus Ubaid, Hakam mengatakan kedepan bisa diadakan kegiatan serupa. Dia juga mengatakan Pemerintah Kota Semarang dengan senang hati memfasilitasi jika ada rencana kegiatan seperti ini diaadakan kembali.

“Harapan kami tentu saja kedepan bisa dilakukan lebih banyak lagi. Kami juga berdiskuis dengan temen-temen lintas agama juga membicarakan soal kegiatan serupa ini yang bisa difasilitiasi oleh Pemerintah Kota Semarang,” ungkapnya.

Hakam sendiri selaku kepala dinas Kesehatan mengatakan pihaknya sedang bekerja agar vaksinasi yang dijalankan pemerintah segera mencapai target yang telah ditentukan.

“Kami selaku pemerintah juga masih punya target percepatan vaksinasi dalam rangka memotong penularan covid-19,” pungkasnya.(Nal)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved