Breaking News:

Astra Motor Jateng

Bahaya Dehidrasi Saat Berkendara

Perlu diperhatikan bahwa tubuh bereaksi terhadap cuaca panas, terutama pada saat kita berkendara sepeda motor ditengah terik matahari.

Editor: abduh imanulhaq
ASTRA MOTOR JATENG
Maksimal setelah 2 jam berkendara kita harus berhenti untuk beristirahat, bisa lebih pendek tergantung keadaan dan kondisi menurunnya tubuh 

TRIBUNJATENG.COM – Beberapa pekan ini warga Pulau Jawa mengeluhkan cuaca ekstrim yang sangat panas.

Menurut pantauan BMKG suhu maksimal di wilayah Indonesia sedang mengalami peningkatan, terutama pada siang hari.

Bahkan tercatat suhu tertinggi mencapai 37,0 derajat Celcius.

Hal ini terjadi disebabkan siklus gerak semu matahari yang biasa terjadi tiap tahunnya,.

Perlu diingat bahwa ini bukan dikarenakan gelombang panas.

Siklus ini akan berulang setiap tahun antara bulan September, Oktober, serta Februari hingga Maret.

Perlu diperhatikan bahwa tubuh bereaksi terhadap cuaca panas, terutama pada saat kita berkendara sepeda motor di tengah terik matahari.

Tanda-tanda tersebut diawali dengan tubuh yang mengeluarkan keringat berlebih sebagai cara alami untuk mendinginkan suhu tubuh.

Selain itu ada peluang kulit terbakar sinar matahari, denyut jantung yang meningkat, dan tekanan darah menurun yang disebabkan karena kehilangan banyak cairan dan elektrolit.

Dampaknya, pengendara motor akan mudah kelelahan, menurunnya konsentrasi, emosi tidak stabil, sakit kepala, mual, dan beberapa orang bisa mengalami pingsan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved