AS Roma
Mourinho Ingin Berdoa di Vatikan Jelang AS Roma Lawan Napoli
Mau doa di Vatikan, Jose Mourinho tak ingin AS Roma kebobolan 4 di Liga Italia hari Minggu (24/10/2021).
TRIBUNJATENG.COM - Mau doa di Vatikan, Jose Mourinho tak ingin AS Roma kebobolan 4 di Liga Italia hari Minggu (24/10/2021).
Pelatih AS Roma, Jose Mourinho, tertimpa nasib apes dalam pertandingan Grup C UEFA Conference League di Stadion Aspmyra, Kamis (21/10/2021) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
Bermain di markas Bodo/Glimt, Roma dicukur 1-6.
Gol-gol Bodo/Glimt diciptakan oleh Erik Botheim (menit ke-8, 52'), Patrick Berg (20'), Ola Solbakken (71', 80'), dan Amahl Pellegrino (78').
Sementara itu, gol semata wayang Roma datang dari lesakan Carles Perez (28').
Seusai laga yang berakhir memalukan untuk AS Roma tersebut, Jose Mourinho mengakui telah berbuat salah.
Mourinho pun kembali mengungkit pernyataannya ingin berdoa di Vatikan.
Menurut Jose Mourinho, AS Roma memiliki kualitas pemain utama dan cadangan yang jomplang.
Menurunkan para pemain lapis kedua melawan Bodo/Glimt merupakan strategi dari Mourinho.
Mourinho ingin mempersiapkan tim utama untuk menjamu Napoli dalam partai pekan ke-8 Liga Italia di Stadion Olimpico, Minggu (24/10/2021) pukul 23.00 WIB.
Sebuah pemikiran yang wajar, apalagi Napoli saat ini merupakan pemuncak klasemen Serie A dengan 24 poin.
Bersama AC Milan, Napoli juga menjadi tim yang belum terkalahkan di Liga Italia 2021-2022.
"Setelah tertinggal 1-3, kami benar-benar kehilangan akal," ujar Jose Mourinho seperti dilansir BolaSport.com dari Football Italia.
"Sepertinya mereka mencetak gol setiap kali mendapatkan bola."
"Jelas, mereka lebih kuat dan kekalahan ini kesalahan saya."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/jose-mourinho-mengalami-kekalahan-terbesar-sepanjang-kariernya.jpg)