Berita Kendal
Peringatan Hari Santri 2021, Bupati Kendal Dico: Santri sebagai SDM Pembangun Daerah
Bupati Kendal Dico M Ganinduto menaruh perhatian khusus pada tumbuh kembangnya para santri sebagai penerus pembangunan daerah.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bupati Kendal Dico M Ganinduto menaruh perhatian khusus pada tumbuh kembangnya para santri sebagai penerus pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Dico setelah memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional 2021, Jumat (22/10/2021) di halaman Pondok Pesantren Sabilurrasyad Kecamatan Ngampel.
Dico meminta agar santri-santri Kabupaten Kendal terus meningkatkan kapasitas dan ketrampilan masing-masing.
Baca juga: Bupati Tiwi Akan Evaluasi Kinerja Dinkominfo Purbalingga Hingga Tataran Pimpinan
Baca juga: Mahasiswa Agroteknologi Unsoed Purwokerto Magang MBKM di Kebun Raya Baturraden
Baca juga: Diam-diam Yoris Kantongi Pengakuan Yosef Soal Kunci Rumah, Petunjuk Baru Kasus Pembunuhan di Subang?
Dia meyakini kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kendal nantinya terletak pada kemampuan santri sebagai penerus generasi bangsa.
"Melalui santri, kondusivitas dan keutuhan NKRI bisa dijaga. Kami berharap ke depan Pemkab Kendal akan bersinergi dengan para santri, mengingat Kendal juga dikenal sebagai kota santri," terangnya.
Bupati Dico bakal memastikan ke depan, santri akan dilibatkan lagi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan pembangunan Kabupaten Kendal.
Pihaknya akan terus memantau perkembangan santri sehingga nantinya bisa menjadi ujung tombak kemajuan daerah.
"Peran santri dalam menyukseskan vaksinasi sangat membantu penanganan Covid-19. Sudah hampir 100 persen santri Kendal sudah divaksin. Kami harap, santri lah yang terus menjadi pelopor protokol kesehatan kepada masyarakat," harapnya.
Di sisi lain, kata Dico, adanya Perda Pesantren yang kini sudah mulai dijalankan bakal membantu perkembangan pesantren-pesantren dalam memberikan pembelajaran terbaik kepada santri.
Katanya, pesantren memiliki kemampuan dalam menghadapi pandemi Covid-19 dengan modal kedisiplinan santri, keteladanan dalam menjaga protokol kesehatan, serta kehati-hatian dalam bersikap.
"Kami dorong penuh peran santri dalam menyiagakan jiwa dan raga demi kepentingan bangsa Indonesia untuk bangkit dari pandemi Covid-19," jelasnya.
Santri Ponpes Sabilurrasyad, Nadia Zulfa mengatakan, momen hari spesial bagi santri tahun ini harus dijadikan penyemangat dalam belajar.
Ia berharap, pemerintah daerah bisa mendukung penuh santri dalam mengembangkan skill selama menimba ilmu di pondok pesantren.
"Fokus kami saat ini adalah belajar dan belajar," kata Nadia.
Baca juga: Peringati Hari Dharma Karya Dhika, Kemenkumham Jateng - Rutan Salatiga Gelar Acara Bakti Sosial
Baca juga: Bahaya Dehidrasi Saat Berkendara
Baca juga: Menyikapi Pembelajaran Perubahan Energi melalui TGT
Santri lain, Nilatul Afyuni berharap, peran serta pemerintah dalam membuka akses santri untuk berkontribusi terhadap daerah.
Sehingga, perhatian pemerintah kepada santri tidak akan terputus untuk pengembangan santri ke depannya.
"Santri ke depan harus bisa berkembang lebih besar lagi, dan berwawasan luas untuk negara," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ratusan-santri-ponpes-sabilurrasyad-ngampel-22-10-21.jpg)