Gempa di Salatiga
Gempa di Salatiga, BPBD Kabupaten Semarang Ingatkan Warga Jangan Panik
BPBD Kabupaten Semarang menghimbau kepada masyarakat supaya tidak panik dengan terjadinya fenomena gempa bumi di wilayah Kabupaten Semarang dan Salat
Penulis: hermawan Endra | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang menghimbau kepada masyarakat supaya tidak panik dengan terjadinya fenomena gempa bumi di wilayah Kabupaten Semarang dan Salatiga.
Pelaksana BPBD Kabupaten Semarang, Heru Subroto mengungkapkan, ia sering dihubungi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab mengabarkan informasi yang tidak benar.
Setelah dilakukan pengecekan di lapangan, fakta yang diterima berbeda dengan informasi yang masuk.
"Informasi aman-aman saja, informasi pada kacau. Misalnya ada yang informasi menghubungi masuk dampak gempa tapi ketika di cek tidak ada. Saat kami konfirmasi ke Camat juga aman-aman saja," kata Heru, Minggu (24/10/2021).
Dijelaskannya, hari ini telah terjadi dua kali gempa susulan.
Berdasarkan pantauan di lapangan belum ada korban jiwa dari kejadian gempa bumi di Kabupaten Semarang.
Sedangkan untuk kerusakan infrastruktur Heru mengatakan bahwa hanya ketegori ringan seperti retakan bangunan.
"Hari ini kami dari BPBD sifatnya melakukan pemantauan saja. Selain itu juga terus berkoordinasi dengan para camat di Kabupaten Semarang jika diminta bantuan di daerah masing-masing kami siap," pungkasnya.
Heru menambahkan, BPBD Kabupaten Semarang telah mendirikan tenda pengungsian darurat di Rumah Sakit Ambarawa. Hal itu dilakukan karena permintaan dari pasien yang kawatir jika terjadi gempa susulan.
"Di rumah sakit ada pasien resah. Sampai hari ini tidak ada yang pakai tenda darurat yang kami dirikan," imbuhnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kondisi-dukuh-sleker-kopeng-kabupaten-semarang-selepas-diguncanggempa.jpg)