Breaking News:

Bea Cukai Tanjung Emas

Dukung Pengelolaan Sampah di Surakarta, Bea Cukai Fasilitasi Impor Pembangunan PLTSa

Bea Cukai Tanjung Emas berikan Fasilitas Penundaan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (Vooruitslag) dan Izin Penimbunan dan Pemeriksaan Fisik.

Editor: abduh imanulhaq
BEA CUKAI TANJUNG EMAS
Dukung Pengelolaan Sampah di Surakarta, Bea Cukai Fasilitasi Impor Pembangunan PLTSa 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bea Cukai Tanjung Emas berikan Fasilitas Penundaan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (Vooruitslag) dan Izin Penimbunan dan Pemeriksaan Fisik di lokasi atas importasi mesin-mesin untuk pembangunan Pembangkit Litrik Tenaga Sampah (PLTSa) Surakarta kepada Pemerintah Kota Surakarta melalui PT Solo Citra Metro Plasma Tower.

Fasilitas ini diberikan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 167/PMK.04/2015 tentang Penundaan Pembayaran Bea Masuk dalam Rangka Pengeluaran Impor Untuk Dipakai dengan Jaminan dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 108/PMK.04/2020 tentang Pembongkaran dan Penimbunan Barang Impor.

“Pembangunan PLTSa Surakarta ini diharapkan menjadi contoh pengolahan sampah menjadi energi berkelanjutan yang ramah lingkungan di Indonesia. Volume sampah Kota Solo mencapai 220-250 ton per hari dengan asumsi kenaikan tahunan sebesar 5%. Pemberian Fasilitas ini sebagai bentuk dukungan Bea Cukai Tanjung Emas dalam rangka efisiensi waktu dan biaya guna mendukung pembangunan PLTSa tersebut.” ungkap Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Anton Martin.

Walikota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka dalam Rapat Perkembangan Pembangunan PLTSa Kota Surakarta dan Infrastruktur Pendukung TPA, Senin (25/10/21), mengungkapkan terimakasih kepada Bea Cukai Tanjung Emas atas dukungan dan fasiltas yang telah diberikan, “Target Pembangunan PLTSa ini selesai Tahun 2022, terimakasih atas dukungan dan bantuannya. Insya Allah kalau PLTSa ini sudah running, permasalahan (sampah) ini segera terselesaikan”.

PLTSa Surakarta memanfaatkan komposisi sampah yang terakumulasi dari TPA Putri Cempo dengan total kebutuhan sampah sekitar 276 ton per hari.

Dengan menggunakan incinerator, energi panas yang dihasilkan dari proses pembakaran sampah tersebut untuk menggerakan generator yang kemudian menghasilkan listrik.

Kapasitas listrik yang akan dihasilkan pada tahap pembangunan pertama PLTSa Surakarta 8 MW dan sebagian produksi akan digunakan sendiri sehingga yang akan disalurkan melalui PLN sebesar 5 MW.

Dukung Pengelolaan Sampah di Surakarta, Bea Cukai Fasilitasi Impor Pembangunan PLTSa
Dukung Pengelolaan Sampah di Surakarta, Bea Cukai Fasilitasi Impor Pembangunan PLTSa (IST)

Surakarta merupakan salah satu dari 12 Kota yang tercantum dalam Peraturan Presiden No. 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Pembangunan Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik di Tempat Pembuangan Akhir Putri Cempo Surakarta merupakan Proyek Stranas kerjasama antara Pemerintah Kota Surakarta denan PT. Solo Citra Metro Plasma Power (PT. SCMPP). (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved