Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Guru Berkarya

Video Pembelajaran dan Kahoot Tingkatkan Antusiasme Peserta Didik

Pandemi Covid-19 memberi dampak negatif bagi seluruh elemen masyarakat, khususnya elemen pendidikan.

Editor: abduh imanulhaq
IST
Uswatun Hariroh SPdSD, Guru SDN Grogolan 01 Kec Dukuhseti Kab Pati 

Oleh: Uswatun Hariroh SPdSD, Guru SDN Grogolan 01 Kec Dukuhseti Kab Pati

PADA tahun 2020, pandemi Covid-19 melanda dunia. Pandemi memberi dampak negatif bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk pendidikan. Pendidikan yang semula tertata rapi dengan sistem  Pendidikan Tatap Muka (PTM) dialihkan pada sistem daring atau pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Kondisi pandemi berpengaruh pada proses pembelajaran di SD Negeri Grogolan 01. Bagi guru terlebih generasi nonmilenial pembelajaran daring merupakan hal baru.

Kegiatan pembelajaran hanya dilakukan melalui pemberian tugas via Whatssapp tanpa penjelasan. Pembelajaran tersebut cenderung membosankan, tidak memberikan pemahaman dan suasana pembelajaran menjadi kurang menarik.

Kondisi demikian menuntut kemampuan guru dalam menyediakan media yang dapat meningkatkan antusias peserta didik agar pembelajaran dapat berjalan optimal. Proses pembelajaran yang menarik dengan berbagai variasi diharapkan dapat memacu semangat, motivasi, dan kompetensi peserta didik meskipun pembelajaran daring. Pembelajaran bermakna dan menyenangkan dapat membuat esensi  pembelajaran dapat tersampaikan dengan baik.

Pembelajaran Tematik kelas VI Tema 3 tentang Penemuan dan Manfaatnya belum dipahami peserta didik dengan baik. Pemanfaatan video pembelajaran yang menarik diikuti dengan test kahoot merupakan inovasi media pembelajaran yang menyenangkan di masa pandemi.  Penggunaan media video dengan Kahoot menjadi alternatif pilihan dalam pembelajaran.

Video pembelajaran menurut Cheppy Riana (2007) merupakan media yang menyajikan audio dan visual yang berisi pesan-pesan  pembelajaran baik yang berisi konsep, prinsip, prosedur, teori aplikasi, pengetahuan untuk membantu pemahaman terhadap suatu materi pembelajaran. Video merupakan bahan pembelajaran tampak dengar (audio visual) yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan pembelajaran.

Video disebut tampak dengar karena unsur dengar (audio) dan unsur visual/video (tampak) dapat disajikan bersamaan. Video diharapkan bisa memenuhi kebutuhan belajar tipe visual dan auditorial agar peserta didik semakin antusias dalam belajar.

Kahoot merupakan salah satu media pembelajaran online yang berisikan kuis dan game. Kahoot juga dapat diartikan sebagai media pembelajaran interaktif karena dapat digunakan dalam kegiatan belajar mengajar seperti pengadaan pre-test, post- test, latihan soal, penguatan materi, remedial, pengayaan, dan lainnya.

Penyajian media pembelajaran video dan kahoot membutuhkan persiapan yang matang dari  guru agar hasilnya sesuai harapan.  Sebelum pembelajaran, guru harus mempersiapkan video yang menarik sesuai dengan materi yang dipelajari dan disesuaikan  dengan kondisi  keseharian peserta didik agar lebih mudah dipahami.

Tugas atau evaluasi diberikan melalui aplikasi kahoot  yang sudah disosialisasikan kepada peserta didik sebelumnya. Sosialisasi bertujuan agar peserta didik lebih siap, karena Kahoot merupakan aplikasi baru.

Pengalaman pembelajaran tersebut dapat dilihat bahwa pemanfaatan media ini cukup efektif untuk menstimulasi antuasiasme peserta didik. Peserta didik yang semula malas-malasan dan tidak semangat dalam pembelajaran menjadi lebih antusias dan termotivasi dengan baik. Motivasi yang tinggi dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved