Berita Semarang
Pasar Johar Semarang Sudah Dibuka, Pedagang Boyongan Tata Dagangan
Pasar Johar Semarang resmi dibuka dan para pedagang berbondong-bondong tempati lapak masing-masing.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: Daniel Ari Purnomo
Dia memaklumi, masih ada beberapa kendala di lapangan, semisal pedagang masih mempertanyakan keamanan barang dagangannya.
Pasalnya, kondisi lapak masih terbuka.
Pedagang saat ini mulai menambah sarana prasarana untuk penataan dan penyimpanan barang dagangan sesuai aturan kawasan cagar budaya.
Dinas Perdagangan juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Penataan Ruang untuk mulai membuka seng yang semula digunakan senagai sekat selama pembangunan berlangsung.
"Rencana dibangun pagar keliling. Pintu masuk Johar nanti ada dua yaitu dari Pedamaran dan Alun-Alun Johar. Depan kami tutup sebagai tanggul saat musim hujan. Kami sudah koordinasi dengan Distaru agar seng-sengnya bisa dibuka," jelas Mujoko.
Lebih lanjut, Mujoko menambahkan, pihaknya melakukan promosi kepada masyarakat bahwa Johar mulai kembali ditempati.
Dinas Perdagangan juga mengedarkan surat kepada seluruh organisasi pemerintah daerah (OPD) Kota Semarang untuk berkunjung dan berbelanja di Pasar Johar.
Hal itu sebagai upaya agar Pasar Johar segera ramai kembali.
Di sisi lain, dia tidak memungkiri masih adanya polemik dari beberapa pedagang.
Pihaknya masih mengakomodir para pedagang yang belum menerima lapak.
Dinas Perdagangan terus berkoordinasi untuk penyelesaian permasalahan lapak.
"Kalau pengundian ulang tidak bisa. Mungkin nanti yang tidak sesuai peruntukannya yang akan diundi ulang," imbuhnya. (eyf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pedagang-tempati-lapak-pasar-johar-semarang.jpg)