Breaking News:

Kecelakaan Lalu Lintas

Seorang Perempuan Tewas Tertabrak Kereta Api di Tegal, Motor Terpental 20 Meter

Seorang perempuan atau ibu rumah tangga, Sri Murti tewas setelah tertabrak kereta api tanpa palang pintu perbatasan Desa Debong Wetan, Kecamatan Dukuh

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
Dokumentasi PT KAI Daop 5 Purwokerto.
Ilustrasi kereta api 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Seorang perempuan atau ibu rumah tangga, Sri Murti tewas setelah tertabrak kereta api tanpa palang pintu perbatasan Desa Debong Wetan, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal (KM 3+5/6), pada Rabu (27/10/2021) sekitar pukul 08.45 WIB. 

Korban merupakan warga asal Desa Pekauman Kulon, RT 03/RW 03, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal.

Ia mengalami luka parah di bagian kepala. 

Saat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Kapolsek Dukuhturi Iptu Bambang Marsudiyanto, membenarkan telah terjadi kecelakaan nahas antara Kereta Api BBM 2617 dengan sepeda motor Honda Vario warna hitam nomor polisi G 2792 AQ yang dikendarai korban Sri Murti.  

"Menurut saksi mata yang berada di lokasi, korban (Sri Murti) saat melintas diduga tidak mengetahui atau melihat jika ada kereta api yang hendak lewat dan jarak sudah dekat. Alhasil korban bersama dengan sepeda motornya langsung tertabrak dan terpental sampai jarak 15-20 meter," ujar Iptu Bambang, pada Tribunjateng.com, Rabu (27/10/2021). 

Mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala, lanjut Bambang, korban meninggal dunia di lokasi dan jenazah nya langsung dibawa ke rumah sakit terdekat yaitu RSUD Kardinah Kota Tegal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Mengingat, awalnya identitas korban sempat tidak diketahui karena yang bersangkutan tidak membawa KTP, SIM, atau kartu identitas lainnya. 

Sehingga di beberapa grup Whatsapp, unggahan Facebook ada yang menyebarkan informasi mengenai kecelakaan kereta api tersebut berharap ada pihak keluarga yang mengenali. 

"Berkat bantuan alat milik unit identifikasi Polres Tegal, akhirnya identitas korban terungkap setelah dilakukan pemeriksaan sidik jari. Adapun sampai saat ini kasus kecelakaan tersebut sedang ditangani oleh Unit Lakalantas, Satlantas, Polres Tegal," pungkasnya. (dta)  

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved